Apa Itu Anemia Aplastik, Penyakit Langka Dialami Istri Pesulap Merah sebelum Meninggal Dunia?
JAKARTA, iNews.id - Figur publik Pesulap Merah alias Marcel Radhival mengungkapkan penyebab kematian istrinya, Tika Mega Lestari, yaitu penyakit yang sudah lama diderita. Penyakit itu ialah Anemia Aplastik.
"Istri saya Tika Mega Lestari meninggal dunia tanggal 27 Januari 2026 jam 04.46 di Rumah Sakit karena penyakit yang diderita sejak lama. Mohon doa terbaiknya untuk istri saya," kata Pesulap Merah, dikutip Selasa (27/1/2026).
Menjadi pertanyaan sekarang, apa itu Anemia Aplastik? Benarkah ini penyakit langka yang sangat mematikan? Simak berita selengkapnya hanya di artikel ini.
Apa Itu Anemia Aplastik?
Anemia aplastik merupakan salah satu penyakit darah yang tergolong langka namun sangat serius. Penyakit ini terjadi ketika sumsum tulang gagal memproduksi sel-sel darah baru, sehingga tubuh kekurangan sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit sekaligus.
Kondisi tersebut dapat berdampak besar pada daya tahan tubuh, pembekuan darah, hingga distribusi oksigen ke seluruh organ.
Berbeda dengan anemia pada umumnya yang sering disebabkan kekurangan zat besi, anemia aplastik menyangkut kerusakan sistem produksi darah di sumsum tulang, sehingga penanganannya pun jauh lebih kompleks.
Bagaimana Anemia Aplastik Terjadi?
Menurut informasi Mayo Clinic dan National Institutes of Health (NIH), anemia aplastik terjadi ketika sel punca (stem cell) di sumsum tulang rusak atau berhenti bekerja. Dalam banyak kasus, kerusakan ini dipicu oleh reaksi autoimun, yaitu kondisi ketika sistem kekebalan tubuh justru menyerang jaringan sehatnya sendiri.
Selain itu, terdapat sejumlah faktor lain yang diketahui dapat memicu anemia aplastik, di antaranya:
- Paparan zat kimia beracun seperti benzena dan pestisida
- Efek samping kemoterapi atau radioterapi
- Penggunaan obat-obatan tertentu dalam jangka panjang
- Infeksi virus seperti hepatitis, Epstein-Barr, atau HIV
- Faktor genetik, meski jarang
- Kehamilan, pada kasus tertentu
Namun, pada sebagian pasien, penyebab pasti tidak dapat diketahui meskipun telah dilakukan pemeriksaan menyeluruh.
Gejala Anemia Aplastik Kerap Tak Disadari
Gejala anemia aplastik muncul akibat rendahnya jumlah sel darah dan dapat berkembang secara perlahan maupun tiba-tiba. Keluhan yang sering dirasakan antara lain:
- Mudah lelah, lemas, dan sesak napas
- Kulit tampak pucat dan jantung berdebar
- Mudah mengalami infeksi dan demam berulang
- Mimisan, gusi berdarah, atau mudah memar
- Perdarahan yang sulit berhenti meski dari luka kecil
Karena gejalanya kerap mirip penyakit lain, banyak penderita baru terdiagnosis saat kondisinya sudah cukup berat.
Sebagai catatan, hingga kini belum ada cara pasti untuk mencegah anemia aplastik. Namun, para ahli menyarankan masyarakat untuk meminimalkan paparan zat kimia berbahaya menggunakan obat sesuai anjuran dokter, serta segera memeriksakan diri jika mengalami gejala anemia yang tidak biasa atau berlangsung lama.
Anemia aplastik mungkin jarang terjadi, tetapi dampaknya sangat nyata. Deteksi dini dan penanganan medis yang tepat menjadi kunci untuk meningkatkan harapan hidup dan kualitas hidup penderitanya.










