Penjualan CLEO Tumbuh Positif, Laba Bersih Tembus Rp377,1 Miliar di Q3-2026

Penjualan CLEO Tumbuh Positif, Laba Bersih Tembus Rp377,1 Miliar di Q3-2026

Ekonomi | idxchannel | Selasa, 3 November 2026 - 20:48
share

IDXChannel – PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) mencatatkan pertumbuhan penjualan sebesar 25,5 persen secara tahunan (year-on-year/YoY) menjadi Rp2,6 triliun hingga kuartal III-2026. Produsen air minum dalam kemasan (AMDK) tersebut juga membukukan peningkatan laba bersih sebesar 23,6 persen YoY menjadi Rp377,1 miliar.

CEO CLEO, Melisa Patricia, mengatakan segmen botol masih menjadi kontributor utama penjualan perseroan dengan porsi mencapai 56,9 persen dari total penjualan.

Pada periode tersebut, penjualan segmen botol meningkat 29,7 persen menjadi Rp1,5 triliun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, penjualan segmen nonbotol tercatat sebesar Rp1,1 triliun atau tumbuh 22,9 persen YoY.

Peningkatan penjualan yang diiringi optimalisasi efisiensi operasional turut mendorong pertumbuhan laba bersih perseroan sebesar 23,6 persen YoY menjadi Rp377,1 miliar.

Kinerja tersebut didukung jaringan produksi dan distribusi CLEO yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Perseroan saat ini memiliki 33 pabrik, 500 simpul jaringan distribusi internal, serta lebih dari 12.000 mitra distribusi.

Seiring dengan pertumbuhan tersebut, CLEO menyatakan optimistis dapat mempertahankan pertumbuhan kinerja dobel digit hingga akhir tahun buku 2026.

Upaya tersebut turut tercermin dari peningkatan penggunaan kemasan sirkular. Pada 2025, porsi kemasan sirkular CLEO telah mencapai 18 persen. Kemasan sirkular merupakan kemasan yang materialnya dirancang agar dapat didaur ulang sehingga tidak menjadi sampah sekali pakai.

Pada 2026, perseroan menargetkan peningkatan penggunaan kemasan sirkular seiring dengan pertumbuhan penjualan.

Untuk mendukung pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan, CLEO juga melanjutkan ekspansi kapasitas produksi secara terukur. Perseroan merencanakan pengoperasian dua pabrik baru yang berlokasi di Pekanbaru dan Pontianak pada akhir 2026.

Dengan pertumbuhan penjualan, peningkatan laba bersih, serta pengembangan jaringan produksi dan distribusi, CLEO terus mengejar target pertumbuhan kinerja dobel digit hingga penghujung 2026.

(Shifa Nurhaliza Putri)

Topik Menarik