IHSG Sesi I Rebound Hampir 1 Persen, Kembali ke Level 5.100
IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup rebound pada perdagangan sesi I, Senin (2/11/2026). Indeks berakhir naik 0,95 persen ke 5.105,20 poin setelah sebelumnya sempat turun ke bawah level 5.000.
Pergerakan IHSG terjadi di tengah perubahan perhitungan bobot indeks setelah saham High Shareholding Concentration (HSC) dikeluarkan dari perhitungan. Dengan perubahan ini, maka saham-saham seperti PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) tak masuk ke dalam perhitungan IHSG.
Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak dalam rentang 4.981 dan 5.039. Transaksi perdagangan hingga jeda siang mencapai Rp6,38 triliun dengan 198 juta lot saham diperjualbelikan dan frekuensi 939 ribu kali.
Subindeks IDX30 dan LQ45 kompak menghijau masing-masing 0,67 persen dan 0,75 persen. Begitu juga dengan ISSI dan JII yang melesat masing-masing 0,63 persen dan 1,35 persen.
Sektor infrastruktur menjadi penopang utama IHSG dipicu oleh kenaikan saham PGEO dan ISAT. Sementara sektor kesehatan menjadi pemberat, tertekan oleh penurunan saham KBLF.
Selain BREN, saham-saham yang melejit dan menempati deretan top gainers di antaranya PT Berlian Laju Tanker Tbk (BLTA) menguat 17,86 persen ke Rp33, PT Jakarta International Hotels & Development Tbk (JIHD) naik 13,91 persen ke Rp344, dan PT Tripar Multivision Plus Tbk (RAAM) menguat 12,50 persen ke Rp135.
Adapun saham-saham yang menempati jajaran top losers di antaranya PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) anjlok 6,97 persen ke Rp454, PT BISI International Tbk (BISI) turun 6,87 persen ke Rp610, dan PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) melemah 6,77 persen ke Rp1.445.
(Rahmat Fiansyah)










