PERURI dan Telkom Siapkan Teknologi Keamanan Digital Hadapi Era Kuantum

PERURI dan Telkom Siapkan Teknologi Keamanan Digital Hadapi Era Kuantum

Terkini | idxchannel | Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:36
share

IDXChannel—PERURI bekerja sama dengan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) untuk menjajaki pengembangan teknologi Post-Quantum Cryptography (PQC) guna mengantisipasi ancaman keamanan digital di era komputasi kuantum.

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman oleh Direktur Utama PERURI Teguh Arief Indratmoko dan Direktur Utama Telkom Nanang Hendarno dalam Danantara Technology Innovation Investment Forum (DTIIF) 2026 di Fairmont Jakarta, Selasa (27/10/2026).

Kolaborasi ini juga melibatkan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) serta Danantara Indonesia melalui inisiatif Quantum-Safe Indonesia. 

Keempat pihak berupaya menyiapkan sistem keamanan digital agar mampu menghadapi risiko yang muncul seiring perkembangan teknologi kuantum.

Di sisi lain, komputasi kuantum berpotensi melemahkan metode kriptografi yang saat ini digunakan untuk melindungi data dan transaksi digital. Teknologi PQC pun dijajaki sebagai salah satu upaya untuk memperkuat perlindungan tersebut.

Direktur Utama PERURI, Teguh Arief Indratmoko, mengatakan, kerja sama ini menjadi langkah untuk memastikan layanan digital tetap aman dan tepercaya di tengah perkembangan teknologi.

“Sebagai bagian dari ekosistem digital trust nasional, PERURI melihat kesiapan menghadapi era post-quantum sebagai bagian penting dari penguatan kepercayaan dalam layanan digital. Kolaborasi ini membuka ruang untuk menggabungkan kapabilitas digital trust, cybersecurity, dan teknologi kriptografi dalam pengembangan solusi yang relevan dengan kebutuhan Indonesia,” ujar Teguh.

Sementara itu, Direktur Utama Telkom Nanang Hendarno mengatakan, kerja sama lintas institusi dibutuhkan agar organisasi bisa mengetahui kesiapan sistem kriptografi yang digunakan dan menentukan langkah untuk mengantisipasi risiko keamanan.

Melalui kerja sama ini, PERURI dan Telkom akan menjajaki pengembangan teknologi PQC, menilai kesiapan sistem keamanan, menerapkan teknologi pada layanan digital, serta meningkatkan kompetensi sumber daya manusia. 

Pengembangannya akan mengacu pada standar keamanan siber BSSN dengan dukungan Danantara Indonesia.

Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat keamanan digital Indonesia agar lebih siap menghadapi perkembangan teknologi kuantum.

(Kidung Dhia)

Topik Menarik