IHSG Hari Ini Berpotensi Lanjut Menguat, Simak Analisa BBTN, ANTM, INCO, dan MMIX
IDXChannel – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan tren positif dengan menguat menuju resistance di level 5.400 pada perdagangan hari ini, Jumat (23/10/2026).
Sebelumnya, IHSG ditutup menguat 1,12 persen ke level 5.387,91 pada Kamis (22/10/2026), naik 59,54 poin setelah sempat dibuka melemah dan menyentuh level terendah 5.186. Penguatan hingga menyentuh 5.422,59 menunjukkan berlanjutnya aksi pemulihan.
Namun, investor asing masih mencatatkan net sell Rp1,47 triliun, menandakan tekanan arus dana asing belum sepenuhnya mereda di tengah kekhawatiran terkait MSCI.
Untuk perdagangan Jumat (23/10), Technical Analyst BRI Danareksa Sekuritas Reza Diofanda mengatakan, perhatian tertuju pada tindak lanjut reformasi pasar modal oleh BEI dan OJK, termasuk peningkatan transparansi kepemilikan saham serta rencana mengecualikan saham berkonsentrasi kepemilikan tinggi (HSC) dari perhitungan IHSG.
Pernyataan Presiden Prabowo Subianto mengenai respons Indonesia terhadap MSCI turut menjadi perhatian pasar. Meski reformasi berpotensi memperkuat kredibilitas pasar dalam jangka panjang, investor masih menantikan implementasi yang konkret untuk meredakan risiko capital outflow dan memulihkan kepercayaan terhadap pasar domestik.
Secara teknikal, Reza mengatakan IHSG melanjutkan technical rebound dan mendekati resistance psikologis 5.400, dengan resistance lanjutan di 5.459. Support berada di area 5.240–5.190.
“Namun, MACD masih berada di zona negatif dengan garis MACD di bawah signal line, sehingga momentum bearish belum sepenuhnya berakhir. Penembusan 5.400–5.459 diperlukan untuk memperkuat pemulihan, sementara kegagalan bertahan di atas support berisiko memicu koreksi kembali,” tulisnya dalam riset, Jumat (23/10/2026).
Dengan proyeksi tersebut, Reza memberikan analisa empat saham pilihan hari ini, yaitu BBTN, ANTM, INCO, dan MMIX.
BBTN
BBTN berpotensi melanjutkan rebound dengan strategi buy on weakness di Rp945–Rp975. Target resistance Rp1.011 dan Rp1.054, dengan cut loss jika turun di bawah Rp920.
ANTM
ANTM berpotensi melanjutkan rebound setelah memantul dari area support Rp2.400–Rp2.530. Strategi buy on weakness di Rp2.780–Rp2.840, dengan target resistance Rp2.992 dan Rp3.131. Cut loss jika harga turun di bawah Rp2.750.
INCO
INCO berpotensi melanjutkan rebound dengan strategi buy on weakness di area Rp3.700–Rp3.800. Harga terakhir Rp3.850 (+3,77 persen) setelah memantul dari area Rp3.200, tetapi masih menghadapi resistance trendline menurun dan MA20 (Rp4.101). Target rebound di Rp3.885–Rp4.156, dengan support Rp3.620.
MMIX
MMIX turun 6,67 persen ke Rp630 dan breakdown MA20 (Rp883), mengindikasikan tekanan jual kuat. SELL / AVOID, dengan support Rp573–Rp460 dan resistance Rp700–Rp750.
(Febrina Ratna Iskana)










