Private Placement Tuntas, GPSO Siap Percepat Ekspansi Bisnis di Sektor Manufaktur

Private Placement Tuntas, GPSO Siap Percepat Ekspansi Bisnis di Sektor Manufaktur

Ekonomi | idxchannel | Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:58
share

IDXChannel - PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) menuntaskan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement pada Juli 2026. Di bawah kendali PT PIMSF Pulogadung yang merupakan bagian dari Tjokro Group, perseroan mempercepat transformasi bisnis dengan mengonsolidasikan kinerja keuangan yang mulai tercatat dalam pembukuan September 2026.

Transformasi tersebut mengarahkan GPSO untuk beralih dari penyedia alat survei menjadi pemain di industri komponen mekanikal, permesinan, dan solusi manufaktur terpadu. Perseroan juga mengandalkan dukungan ekosistem Tjokro Group yang memiliki pengalaman lebih dari 57 tahun di sektor manufaktur.

Direktur Utama GPSO Dionysius Tjokro mengatakan, keberhasilan private placement dan konsolidasi kinerja keuangan menjadi fondasi bagi perseroan untuk mempercepat ekspansi bisnis.

"Keberhasilan private placement dan konsolidasi yang masuk pada buku September 2026 adalah momentum penting untuk mempercepat langkah ekspansi GPSO sebagai penyedia solusi mekanikal terpadu," ujar Dionysius dalam keterangan resmi, Rabu (14/10/2026).

Melalui sinergi dengan entitas lain dalam Tjokro Group, GPSO memperkuat kapabilitas di bidang machining dan casting untuk memenuhi kebutuhan industri otomotif serta industri berat. Langkah ini diharapkan dapat memperluas portofolio bisnis dan meningkatkan kemampuan perseroan dalam merespons permintaan pasar domestik.

Dionysius optimistis integrasi aset strategis tersebut dapat memperkuat kinerja fundamental dan likuiditas saham perseroan secara berkelanjutan. Dukungan ekosistem usaha Tjokro Group juga diharapkan membuka peluang sinergi dan meningkatkan daya saing GPSO di sektor manufaktur.

"Dengan struktur permodalan yang semakin solid dan penguatan kapabilitas produksi, GPSO menargetkan pertumbuhan melalui pengembangan bisnis manufaktur terpadu. Perseroan berupaya memanfaatkan peluang di industri manufaktur nasional sekaligus memperkuat posisinya dalam rantai pasok komponen mekanikal dan permesinan," katanya.

(Rahmat Fiansyah)

Topik Menarik