Adopsi AI di Industri Manufaktur Bisa Tingkatkan Daya Saing Ekonomi Indonesia

Adopsi AI di Industri Manufaktur Bisa Tingkatkan Daya Saing Ekonomi Indonesia

Ekonomi | idxchannel | Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:10
share

IDXChannel — Pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dinilai menjadi salah satu faktor dalam upaya meningkatkan produktivitas dan daya saing industri manufaktur Indonesia. 

Penerapan teknologi ini tidak hanya berpotensi menekan biaya operasional, tetapi juga membuka peluang inovasi produk serta penciptaan nilai tambah bagi perekonomian nasional.

Penerapan AI pada industri manufaktur kini bergeser menjadi pemanfaatan teknologi untuk keberlangsungan kegiatan operasional dan pengembangan perusahaan. Mulai dari sisi ekonomi, penggunaan teknologi tersebut berpotensi meningkatkan efisiensi produksi sekaligus memperkuat kemampuan perusahaan dalam berinovasi.

Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif RI, Muhammad Neil El Himam mengatakan, AI memberikan peluang bagi Indonesia untuk menciptakan sumber nilai tambah baru.

“AI membuka peluang besar bagi Indonesia untuk menciptakan nilai tambah baru, tidak hanya meningkatkan efisiensi produksi, tetapi juga mendorong inovasi produk dan lahirnya talenta digital. Transformasi menuju industri berbasis AI akan berjalan optimal jika pemerintah, pelaku usaha, dan ekosistem kreatif bergerak bersama” kata Neil dikutip Rabu (14/10/2026).

Dia menambahkan, manfaat AI tidak terbatas pada peningkatan efisiensi produksi, tetapi juga mencakup pengembangan produk inovatif dan penciptaan talenta digital. Namun, upaya menuju industri berbasis AI membutuhkan keterlibatan pemerintah, pelaku usaha, dan ekosistem kreatif.

Kolaborasi tersebut menjadi penting agar pemanfaatan teknologi dapat berjalan selaras dengan kebutuhan industri serta mendukung pengembangan kapasitas sumber daya manusia. Di sisi lain, percepatan digitalisasi manufaktur juga perlu diimbangi dengan penguatan keamanan siber.

Karena itu, keamanan siber perlu menjadi bagian dari perencanaan transformasi digital sejak awal.

Perlindungan sistem dan data diperlukan untuk menjaga keberlangsungan Melalui Indonesia 4.0 Conference & Expo 2026, para pemangku kepentingan diharapkan dapat memperkuat kolaborasi serta merumuskan langkah strategis untuk mempercepat penerapan AI dan teknologi digital di sektor manufaktur.

Keberhasilan transformasi industri berbasis AI pada akhirnya ditentukan oleh kemampuan perusahaan memanfaatkannya secara efektif, kesiapan sumber daya manusia, keamanan sistem, dan dukungan ekosistem industri.

(Birru Aisyah Shabrina)

Topik Menarik