Garuda (GIAA) Tunjuk Thomas Sugiarto Oentoro Jadi Dirut, Glenny Kairupan Jabat Komut

Garuda (GIAA) Tunjuk Thomas Sugiarto Oentoro Jadi Dirut, Glenny Kairupan Jabat Komut

Ekonomi | idxchannel | Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:34
share

IDXChannel - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) mengganti jajaran pucuk pimpinan perseroan. Thomas Sugiarto Oentoro ditetapkan sebagai Direktur Utama Garuda Indonesia dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), Kamis (8/10/2026).

Thomas menggantikan Glenny H. Kairupan yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama. Setelah pergantian tersebut, Glenny mendapat mandat baru sebagai Komisaris Utama Garuda Indonesia, menggantikan Fadjar Prasetyo.

Mengutip keterangan resmi yang dibagikan dari manajemen, Kamis (8/10/2026), sebelum ditunjuk sebagai Direktur Utama, Thomas menjabat sebagai Wakil Direktur Utama Garuda Indonesia sejak Oktober 2025. Ia sebelumnya juga pernah menduduki posisi Komisaris Independen Garuda Indonesia pada 2023–2024.

Pengalaman Thomas di Garuda kemudian dilengkapi dengan latar belakang di bidang investasi dan manajemen risiko. Ia pernah menjabat sebagai Chief Risk Officer Indonesia Investment Authority (INA) pada 2024–2025, serta memiliki pengalaman sebagai Managing Director di KV Asia Capital dan Vice President Mezzanine Capital Unit di OCBC.

Pergantian pucuk pimpinan ini berlangsung ketika Garuda Indonesia tengah melanjutkan proses pemulihan kinerja. Pada semester I 2026, Garuda Indonesia Group mencatat pendapatan sebesar USD1,80 miliar, tumbuh 16 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pada periode yang sama, rugi bersih perseroan menyusut 23,2 persen menjadi USD113 juta. Sementara itu, laba sebelum bunga dan pajak atau EBIT meningkat 12,7 persen menjadi USD74 juta.

Perbaikan kinerja tersebut berlangsung di tengah tekanan biaya operasional. Beban avtur Garuda Indonesia Group tercatat meningkat 43,6 persen pada semester I 2026.

Dari sisi operasional, Garuda Indonesia Group mengoperasikan 104 pesawat hingga akhir Juni 2026. Ketersediaan armada tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam upaya meningkatkan kapasitas penerbangan, frekuensi perjalanan, serta pendapatan perusahaan.

Selain mengganti Direktur Utama, RUPSLB juga melakukan penyegaran pada jajaran direksi dan komisaris Garuda Indonesia. Berikut jajaran pengurus perseroan berdasarkan hasil RUPSLB, Kamis (8/10/2026):

Susunan direksi sebelum RUPSLB

- Direktur Utama: Glenny H. Kairupan

- Wakil Direktur Utama: Thomas Sugiarto Oentoro

- Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Balagopal Kunduvara

- Direktur Operasi: Dani Haikal Iriawan

- Direktur Teknik sekaligus Plt. Direktur Niaga: Mukhtaris

- Direktur Human Capital & Corporate Service: Frans Dicky Tamara

- Direktur Transformasi: Neil Raymond Mills

Susunan direksi setelah RUPSLB

- Direktur Utama: Thomas Sugiarto Oentoro

- Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Balagopal Kunduvara

- Direktur Operasi: Eric Ferdinand Sofyal

- Direktur Teknik: Mukhtaris

- Direktur Komersial: Alan McIntyre

- Direktur Human Capital & Corporate Service: Dina Sandri Fani

- Direktur Transformasi: Neil Raymond Mills

Susunan dewan komisaris setelah RUPSLB

- Komisaris Utama: Glenny H. Kairupan

- Komisaris: Sugito Anjasmoro

- Komisaris: Chairal Tanjung

- Komisaris Independen: Mawardi Yahya

- Komisaris Independen: Jaan Albrecht

- Komisaris Independen: Trey Urbahn. 

(Febrina Ratna Iskana)

Topik Menarik