Jababeka Ambil Alih Kawasan Industri Seafer, Saham KIJA Naik hingga 8 Persen
IDXChannel - Saham PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) terpantau menguat pada tengah perdagangan Senin (5/10/2026). Kenaikan harga tersebut dipicu kabar perseroan mengakuisisi saham mayoritas PT Kawasan Industri Seafer (KIS).
Hingga pukul 11:10 WIB, harga saham KIJA menguat 8 persen ke level Rp163. Penguatan tersebut terjadi di tengah pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang volatil.
Kendati demikian, kenaikan saham KIJA tergolong rebound karena dalam sebulan terakhir, harganya sudah turun 20 persen. Bahkan jika dihitung dari rekor tertingginya yang diraih pada 2026 di Rp364, angka penurunannya mencapai 56 persen.
Sebelumnya, Jababeka melalui anak usahanya, PT Indocargomas Persada (IP) menandantangani Akta Jual Beli (AJB) untuk mengakuisisi KIS pada 1 Oktober 2026. IP merupakan anak usaha yang 100 persen sahamnya dimiliki perseroan, baik langsung maupun tidak langsung.
Berdasarkan AJB itu, IP membeli dan mengambil alih 340.863.090 saham KIS. yang mewakili 51 persen dari total modal ditempatkan dan disetor KIS dari PT Seafer Lumina Capital (SLC), pemegang saham KIS. Nilai transaksi tersebut mencapai Rp340,86 miliar.
Jababeka sebelumnya telah memiliki kawasan industri seluas lebih dari 2.000 ha di sisi barat Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, tepatnya di Kecamatan Kaliwungu dan Brangsong dekat perbatasan Kota Semarang. Perseroan mengelola kawasan tersebut bersama Sembcorp, BUMN Singapura.
Sementara itu, Kawasan Industri Seafer berlokasi di area utara dekat pesisir di Kecamatan Patebon, sekitar 15-20 kilometer dari kawasan industri milik Jababeka. KIS memiliki kawasan industri yang diperuntukkan bagi sejumlah industri mulai logistik, kendaraan listrik, hingga data center.
(Rahmat Fiansyah)










