RKAB Terbit, Bayan (BYAN) Dapat Tambahan Kuota Produksi hingga 20 Juta Ton

RKAB Terbit, Bayan (BYAN) Dapat Tambahan Kuota Produksi hingga 20 Juta Ton

Ekonomi | idxchannel | Selasa, 22 September 2026 - 21:24
share

IDXChannel - PT Bayan Resources Tbk (BYAN) mendapatkan tambahan kuota produksi batu bara hingga 20 juta ton melalui perubahan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026 untuk tiga anak usahanya.

Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Tri Winarno mengatakan, tambahan kuota tersebut diberikan berdasarkan hasil evaluasi terhadap perseroan. 

“Bayan kan punya banyak sebetulnya. Kemarin yang belum kan tiga (anak perusahaan). Angkanya 15-20 juta ton, total untuk tiga itu,” ujar Tri saat ditemui seusai acara Hari Jadi Pertambangan dan Energi ke-81 di Jakarta, Senin (21/9/2026).

Adapun tiga anak usaha BYAN yang mendapatkan persetujuan perubahan RKAB 2026 tersebut yakni PT Tiwa Abadi (TA), PT Tanur Jaya (TJ), dan PT Fajar Sakti Prima (FSP).

Sebelum RKAB diterbitkan, tiga anak usaha ini mengajukan status keadaan kahar atau force majeure kepada para pelanggannya.

Tri menegaskan, penerbitan RKAB tidak berkaitan dengan rencana pengalihan kepemilikan saham BYAN dari Low Tuck Kwong dan Elaine Low kepada PT Jhonlin Baratama, perusahaan yang merupakan bagian dari kelompok usaha milik Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam.

“Sebetulnya (Bayan) tidak ada isu sensitif, tapi terus kemudian menghubung-hubungkan pembelian saham lah, dan lain sebagainya,” kata Tri.

Adapun rencana pengalihan saham BYAN tersebut turut menjadi perhatian seiring dengan proses penerbitan RKAB untuk tiga anak usaha perseroan.

Low Tuck Kwong dan Elaine Low sebelumnya telah menandatangani Conditional Sale and Purchase of Shares Agreement (CSPA) dengan PT Jhonlin Baratama pada 16 September 2026. Dalam perjanjian tersebut, Jhonlin Baratama sepakat membeli 10.000.000.500 saham BYAN.

(DESI ANGRIANI)

Topik Menarik