Dorong Kinerja Lebih Progresif, DMS Propertindo (KOTA) Siapkan Percepatan Proyek 186 Hektare
IDXChannel - PT DMS Propertindo Tbk (KOTA) tengah menyiapkan percepatan pengembangan sejumlah proyek strategis yang telah mulai memasuki tahap awal pembangunan (groundbreaking), dengan total luasan lahan mencapai 186 hektare.
Hal tersebut menjadi salah satu langkah konkret atas strategi utama Perseroan dalam mendorong pertumbuhan kinerja yang maksimal, seiring prospek bisnis properti yang diyakini tetap positif di sepanjang 2026 ini.
"Seiring fokus Perseroan untuk memperkuat fondasi usaha dan mempercepat realisasi proyek-proyek strategis, kami akan terus bersinergi dengan mitra-mitra strategis dengan kesamaan visi untuk memastikan keberhasilan implementasi rencana bisnis yang telah kami susun," ujar Direktur Utama KOTA, Mohamad Prapanca, dalam Paparan Publik (Public Expose/PE) Perseroan, yang digelar usai pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), Jumat (26/6/2026).
Menurut Prapanca, sejumlah proyek strategis yang tengah dipersiapkan diperkirakan telah mulai memasuki tahap groundbreaking pada 2026, dengan periode pengembangan yang bervariasi.
Karenanya, Prapanca optimistis bahwa langkah percepatan bakal menjadi titik awal peningkatan kinerja yang lebih progresif, sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
Saat ini, Perseroan terus memastikan pengembangan proyek-proyek Kemayoran Indah Golf Jakarta, Urbanova Surabaya, Rest Area Cimanggis–Cibitung, Accola Sport Center BSD.
Selain itu, KOTA juga diketahui tengah mengembangkan kawasan hunian Padjajaran City di Bandung, Jawa Barat, seluas sekitar 9,8 hektare yang merupakan bagian dari total area pengembangan sekitar 63 hektare.
"Kami meyakini pengembangan proyek-proyek ini akan menjadi tonggak penting dalam peningkatan nilai tambah dan menjaga keberlanjutan usaha sekaligus mendukung pencapaian target jangka panjang perusahaan," ujar Prapanca.
Guna mendukung ekspansi tersebut, hingga akhir 2025 KOTA telah mengantongi landbank seluas 96 ha dari 186 ha, untuk peningkatan bisnis property dan hospitality.
Prapanca menilai posisi tersebut menjadi modal penting bagi realisasi proyek, monetisasi aset, dan peningkatan kontribusi bisnis selanjutnya.
Sejalan dengan arah bisnis 2026, kinerja Perseroan bakal lebih difokuskan pada percepatan pengembangan proyek, optimalisasi kinerja aset perhotelan, peningkatan pendapatan, serta pengelolaan struktur pendanaan yang lebih cermat.
"Melalui pendekatan tersebut, Perseroan berharap dapat menjaga keseimbangan antara upaya ekspansi dan pengelolaan arus kas sehingga setiap peluang pertumbuhan dapat diterjemahkan menjadi nilai tambah yang berkelanjutan.
Sepanjang 2025 KOTA membukukan pendapatan sebesar Rp122,58 miliar, melonjak 317,27 persen dibanding tahun sebelumnya, yang sebesar Rp29,3 miliar.
Kenaikan tersebut terutama ditopang oleh sektor property yang kembali membukukan pendapatan senilai Rp80 miliar serta peningkatan dibidang hospitality menjadi Rp42,58 miliar.
"Kami yakin bahwa proses perbaikan yang telah terjadi akan terus berkelanjutan untuk meningkatkan kinerja keuangan yang akan memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan," ujar Prapanca.
(taufan sukma)










