MMIX Kebut Penyelesaian Pabrik Popok, Diproyeksikan Jadi Mesin Utama Pertumbuhan
IDXChannel - PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX) tengah mengebut penyelesaian konstruksi pabrik popok di Tangerang, Banten. Pabrik ini merupakan kolaborasi strategis antara perusahaan dengan raksasa manufaktur asal China, Fujian Nice Paper, yang diproyeksikan menjadi mesin utama pertumbuhan kinerja perseroan.
Langkah ekspansi ini difokuskan pada fasilitas produksi di atas lahan seluas 1 hektare yang direncanakan memiliki kapasitas mesin mencapai 900 popok per menit, tercepat di Indonesia. Kedua perusahaan telah membentuk perusahaan patungan (joint venture) yang bernama PT Multi Nice Paper Indonesia (MNPI) yang akan mengoperasikan pabrik tersebut.
CEO & Founder MMIX, Mengky Mangarek menegaskan langkah ini dilakukan sebagai bagian dari strategi perseroan dalam penguatan portofolio investasi di sektor personal care yang mendukung pengembangan bisnis berkelanjutan. Hal ini juga selaras dengan transformasi bisnis MMIX dari distributor produk impor menjadi produsen utama manufaktur.
"Pembangunan fasilitas terintegrasi ini akan mempercepat proses lokalisasi produksi popok bayi merek andalan, MIUBaby, yang selama ini telah sukses mengamankan jalur distribusi eksklusif di jaringan ritel modern raksasa seperti Indomaret dan ritel modern lainnya," katanya dalam keterangan resmi dikutip Senin (8/6/2026).
Mengky menyebut, kehadiran basis manufaktur lokal ini dirancang tidak hanya untuk memfokuskan produksi pada segmen popok bayi, melainkan juga dipersiapkan untuk memproduksi popok dewasa, pembalut wanita, hingga tisu basah secara bertahap.
Secara teknis, lini produksi pada pabrik MNPI berkecepatan tinggi ini ke depannya memiliki potensi kinerja setara dengan proyeksi 1,8 miliar popok per tahun. Dalam rencana jangka panjang korporasi, MMIX berkomitmen untuk terus mengembangkan kapasitas pabrik ini hingga mengoperasikan total 10 lini produksi penuh secara mandiri.
Melalui strategi integrasi vertikal dari hulu ke hilir ini, perseroan membidik efisiensi biaya operasional yang progresif dan kontrol kualitas yang jauh lebih ketat, yang diproyeksikan mampu memangkas Harga Pokok Penjualan (HPP) secara signifikan guna mempertebal margin laba bersih perusahaan.
Segmen Mom & Baby Care ditargetkan mampu menyumbang 40-50 persen dari total pendapatan MMIX pada sepanjang tahun 2026. Mengky optimistis dapat mengunci target pertumbuhan segmen baby care setidaknya 11 persen, yang akan didorong oleh beroperasinya pabrik baru serta tingginya tingkat kesadaran orang tua terhadap produk berkualitas tinggi.
(Rahmat Fiansyah)










