IHSG Diproyeksi Masih Rawan Koreksi, Simak Analisa ANTM, BRMS, MBMA, DAAZ
IDXChannel – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Senin (8/6/2026), diproyeksi masih rawan terkoreksi. IHSG sebelumnya ditutup melemah sebesar 4,20 persen ke 5.594 pada Jumat (5/6/2026) dan masih didominasi oleh tekanan jual.
Secara mingguan (weekly), IHSG terkoreksi 8,69 persen dan disertai dengan adanya peningkatan tekanan jual.
Analis MNC Sekuritas menyatakan posisi IHSG sedang berada pada bagian dari wave (v) dari wave [v] dari wave 5. “Hal ini berarti, IHSG masih rawan melanjutkan downtrend-nya ke rentang 5.395-5.412 sekaligus untuk menutup area gap yang terbentuk dan MA200 secara monthly,” tulisnya dalam riset, Minggu (7/6/2026).
Untuk level support diproyeksi berada di 5.517 dan 5.381, sementara untuk resistance di level 5.941 dan 6.588
Dengan proyeksi tersebut, MNC Sekuritas membeberkan analisa empat saham pilihan pada hari ini:
ANTM - Buy on Weakness
ANTM terkoreksi 0,36 persen ke Rp2.750 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. MNC Sekuritas memperkirakan posisi ANTM saat ini sedang berada di awal wave 4 dari wave (C).
IHSG Hari Ini Dibuka Naik ke Level 7.182
Buy on Weakness: Rp2.690-Rp2.740
Target Price: Rp3.020, Rp3.200
Stoploss: below Rp2.630
BRMS - Buy on Weakness
BRMS terkoreksi 1,92 persen ke Rp510 dan masih didominasi oleh tekanan jual. MNC Sekuritas memproyeksi posisi BRMS sedang berada pada bagian awal dari wave 4 dari wave (C).
Buy on Weakness: Rp494-Rp510
Target Price: Rp610, Rp660
Stoploss: below Rp482
MBMA - Buy on Weakness
MBMA menguat 0,46 persen ke Rp434 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. Posisi MBMA saat ini berada pada bagian dari wave [v] dari wave C dari wave (B).
Buy on Weakness: Rp390-Rp418
Target Price: Rp472, Rp520
Stoploss: below Rp374
DAAZ - Sell on Strength
DAAZ menguat 7,60 persen ke Rp1.840 dan masih didominasi oleh volume pembelian, namun penguatan DAAZ masih tertahan oleh MA20. Posisi pergerakan DAAZ saat ini berada pada bagian dari wave 5 dari wave (C), sehingga DAAZ masih rawan berbalik terkoreksi ke rentang area Rp860-Rp1.135.
Sell on Strength: Rp1.930-Rp2.070
(Febrina Ratna Iskana)










