IHSG Turun 2 Persen Terseret Jatuhnya Bursa Asia, Saham Konglo-Bank Besar Jadi Beban
IDXChannel – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melemah tajam pada Rabu (4/3/2026), memperpanjang tren koreksi menjadi tiga hari berturut-turut di tengah tekanan bursa Asia.
Sentimen global memburuk seiring eskalasi konflik di Timur Tengah yang memicu aksi jual di pasar regional dan menyeret saham-saham berkapitalisasi besar, termasuk konglomerasi dan perbankan, menjadi pemberat utama indeks.
Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), pukul 09.28 WIB, IHSG merosot 2,09 persen ke level 7.773,79. Nilai transaksi Rp5,90 triliun dan volume perdagangan 10,42 miliar saham.
Sebanyak 586 saham melemah, hanya 113 yang menguat, dan 259 sisanya stagnan.
Dalam sepekan, IHSG turun signifikan 6,14 persen dan dalam sebulan berkurang 4,04 persen.
Sementara itu, bursa saham Asia kembali tergelincir pada Rabu (4/3), di tengah meningkatnya kehati-hatian pelaku pasar terhadap eskalasi konflik di Timur Tengah.
Tekanan muncul setelah investor memangkas posisi yang dinilai sudah terlalu padat di emas dan saham produsen chip, seiring kekhawatiran perang yang meluas dapat memicu guncangan energi, mendorong inflasi, serta menunda pemangkasan suku bunga.
Pasar saham Korea Selatan (Korsel), indeks KOSPI, anjlok 8,10 persen hingga 09.31 WIB sehingga akumulasi penurunan dalam dua hari menembus 13 persen.
Aksi jual dipicu keluarnya dana cepat dan investor asing dari pasar yang sebelumnya melesat berkat lonjakan laba produsen chip memori yang terdorong tren kecerdasan buatan (AI).
Tekanan tersebut menyeret won ke level terendah dalam 17 tahun terhadap dolar AS.
Indeks Nikkei Jepang turun 3,79 persen, memperpanjang pelemahan menjadi tiga hari berturut-turut. Jepang dan Korea Selatan merupakan pengimpor energi utama sehingga sangat sensitif terhadap lonjakan harga minyak.
Shanghai Composite merosot 0,85 persen, Hang Seng Hong Kong tergerus 1,84 persen, ASX 200 Australia melemah 1,90 persen, dan STI Singapura terdepresiasi 2,04 persen. (Aldo Fernando)










