Ada Konflik Timur Tengah, Jamaah Umroh RI yang Tertunda Kepulangannya Dapat Perpanjangan Visa

Ada Konflik Timur Tengah, Jamaah Umroh RI yang Tertunda Kepulangannya Dapat Perpanjangan Visa

Terkini | idxchannel | Minggu, 1 Maret 2026 - 23:34
share

IDXChannel - Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, memastikan jamaah umroh yang tertunda kepulangan ke Indonesia akibat eskalasi perang di Timur Tengah mendapat penginapan sementara dari maskapai dan perpanjangan visa dari pemerintah Arab Saudi.

Hal tersebut disampaikan Dahnil dalam video pernyataan resmi melalui akun media sosial instagram resmi Kementerian Haji dan Umrah pada Minggu (1/3/2026). 

"Nah, kalau penerbangan menunda kepulangan, maka maskapai penerbangan sudah berkomitmen untuk menyediakan penginapan sementara dan juga perpanjangan visa disediakan oleh pemerintah Saudi Arabia apabila visanya telah habis,” kata Dahnil.

Hal tersebut juga bakal dibarengi dengan upaya pemerintah untuk memulangkan para jamaah dalam waktu dekat. Dia memastikan Kementerian Haji dan Umrah serta Kementerian Luar Negeri bakal memfasilitasi dan memberikan informasi kepada jamaah yang saat ini masih berada di Tanah Suci. 

“Dan memastikan maskapai, penerbangan, pihak hotel dan sebagainya untuk melindungi dan memfasilitasi semua kebutuhan jamaah di Tanah Suci,” ucap dia.

Dahnil juga menuturkan bahwa pihaknya saat ini terus berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri terkait jamaah umrah yang masih berada di Tanah Suci. 

“Untuk jamaah umrah yang sedang menunaikan ibadah untuk terus berkoordinasi dengan kantor urusan haji maupun dengan konjen di Jeddah maupun dengan pihak-pihak berwenang dari pemerintah Republik Indonesia yang ada di Tanah Suci,” kata dia.

Lebih lanjut, ia mengimbau seluruh jamaah umrah di Indonesia yang akan berangkat untuk menunda keberangkatannya sementara waktu sampai situasi di Timur Tengah benar-benar kondusif. Hal itu dilakukan sebagai langkah antisipasi dan prioritas keselamatan terhadap para jamaah.

“Kami ingin menyampaikan, mengimbau kepada seluruh jemaah umrah yang akan berangkat dalam waktu dekat itu untuk menunda keberangkatan sementara sampai dengan kondisi vitas itu benar-benar hadir di Timur Tengah. Hal ini perlu dilakukan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan seluruh warga negara Indonesia yang akan menunaikan ibadah umrah di Saudi Arabia,” kata dia.

(NIA DEVIYANA)

Topik Menarik