Presiden Iran: Pembunuhan Khamenei Deklarasi Perang terhadap Umat Islam

Presiden Iran: Pembunuhan Khamenei Deklarasi Perang terhadap Umat Islam

Terkini | inews | Minggu, 1 Maret 2026 - 19:43
share

TEHERAN, iNews.id - Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyebut pembunuhan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei sebagai deklarasi perang. Khamenei tewas dalam serangan gabungan Amerika Serikat-Israel ke Teheran pada Sabtu (28/2/2026).

Dia menegaskan pembunuhan tersebut sebagai deklarasi perang terbuka terhadap umat Islam, khususnya Syiah.

"Peristiwa tragis ini adalah cobaan terbesar yang dihadapi dunia Islam saat ini," kata Pezeshkian, dalam pesan tertulis seraya menyampaikan belasungkawa atas wafatnya pemimpin tertinggi.

Sementara itu Alireza Arafi, seorang pemimpin di Dewan Pelindung, ditunjuk sebagai anggota dewan kepemimpinan Iran. Badan ini bertugas menjalankan peran pemimpin tertinggi hingga Majelis Pakar memilih pengganti Khamenei.

Arafi menjadi bagian dari dewan kepemimpinan sementara bersama Presiden Pezeshkian dan Ketua Mahkamah Agung Mohseni-Ejei.

Ketua Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran Ali Larijani sebelumnya menuduh Israel berupaya memecah belah Iran setelah terlibat dalam serangan gabungan dengan AS.

Menurut Larijani, rezim Zionis tidak punya pilihan selain memecah belah negara-negara besar untuk memastikan kelangsungan hidupnya.

Larijani juga menyebut Trump sebagai simbol penjarahan yang sempurna dan menuduhnya berusaha merebut sumber daya alam Iran.

“Amerika dan rezim Zionis telah membakar hati bangsa Iran, dan kami juga akan membakar hati mereka,” ujarnya.

Topik Menarik