Pertaruhkan Nyawa, Migran Maroko Sembunyi di Bawah Bus Tim Real Valladolid Demi Capai Spanyol
Seorang migran asal Maroko berusia 17 tahun berhasil mencapai Semenanjung Iberia dari Ceuta setelah bersembunyi di bawah bus yang membawa klub sepak bola divisi dua Spanyol, Real Valladolid. Bus tersebut sedang dalam perjalanan pulang usai melakoni pertandingan di kota di Afrika Utara itu.
Aksi migran Maroko itu dikonfirmasi pihak klub kepada Agence France-Presse (AFP) pada hari Senin (21/9/2026).
Sumber dari pihak klub menyebutkan remaja tersebut ditemukan dalam posisi meringkuk di antara roda belakang bus setelah menempuh perjalanan sejauh lebih dari 100 kilometer.
Menurut sumber yang sama, ia terus bersembunyi dengan cara tersebut sepanjang perjalanan menggunakan feri dari Ceuta menuju daratan utama, sebelum akhirnya meminta bantuan saat bus berhenti di tempat istirahat di tepi jalan.
Delegasi Real Valladolid merawat remaja di bawah umur tersebut serta memberinya makanan, air, dan pakaian hingga aparat Guardia Civil Spanyol tiba dan mengambil alih penanganannya.Otoritas Spanyol telah mencatat beberapa kasus serupa dalam beberapa tahun terakhir, di mana para migran berupaya mencapai Semenanjung Iberia dengan cara bersembunyi di dalam berbagai jenis kendaraan.
Insiden ini terjadi di tengah krisis migrasi di Ceuta—salah satu dari dua wilayah eksklave Spanyol di Afrika Utara—yang telah menjadi pusat ketegangan politik dan diplomatik sejak akhir Juli, menyusul masuknya lebih dari 70.000 migran dari Maroko ke wilayah tersebut.
Baca juga: Garda Revolusi Iran Ancam Ubah Geografi Perang jika Diserang Lagi









