IRGC Klaim Rudal Iran Hantam Kapal Induk AS

IRGC Klaim Rudal Iran Hantam Kapal Induk AS

Global | sindonews | Minggu, 6 September 2026 - 20:02
share

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan pada Minggu dini hari bahwa mereka menargetkan kapal induk dan kapal perusak angkatan laut AS dengan rudal balistik, serta mengklaim kedua kapal tersebut mengalami kerusakan dan mundur dari wilayah itu.

Dalam pernyataan yang diterbitkan oleh kantor berita IRNA, IRGC menyebutkan bahwa Angkatan Kedirgantaraan mereka meluncurkan rudal ke arah kedua kapal perang tersebut.

Mereka mengklaim kapal-kapal itu telah mengganggu kapal-kapal Iran dan berpartisipasi dalam blokade maritim, seraya menambahkan bahwa kedua kapal perang tersebut meninggalkan "area pertempuran" setelah mengalami kerusakan.

IRGC menyatakan bahwa Komando Pusat (CENTCOM) militer AS mengakui adanya penargetan terhadap dua kapal perang angkatan laut tersebut, dan menganggap pernyataan CENTCOM itu sebagai konfirmasi atas operasi tersebut.

Mereka juga memperingatkan bahwa tindakan militer AS yang berkelanjutan akan memicu respons yang "lebih keras" dari angkatan bersenjata Iran.

Melansir Press TV, dalam pernyataan terpisah pada Minggu dini hari, IRGC menyatakan angkatan lautnya menyerang kapal militer AS yang dioperasikan dari jarak jauh, yang diklaim sedang mencoba memasuki wilayah terlindungi di Selat Hormuz.

IRGC tidak memberikan rincian mengenai jenis serangan atau apakah kapal tersebut mengalami kerusakan.

Garda Revolusi juga menegaskan kembali posisi Teheran bahwa Selat Hormuz berada di bawah pengelolaan Iran dan menyatakan bahwa AS harus meninggalkan kawasan tersebut.

Sebelumnya pada hari Sabtu, Angkatan Laut IRGC menyatakan telah menargetkan tiga kapal tanker minyak di Selat Hormuz dan tiga kapal yang terkait dengan AS di lokasi lain sebagai tanggapan atas serangan Amerika terhadap kapal tanker Iran.CENTCOM menyatakan bahwa Iran meluncurkan rudal balistik ke arah dua kapal perang Angkatan Laut AS yang sedang berpatroli di perairan kawasan tersebut, dan kedua kapal berhasil menghindari serangan itu tanpa ada personel Amerika yang terluka.

CENTCOM menyebutkan bahwa pasukan AS kemudian menyerang tiga kapal tanker minyak mentah Iran.

Konflik ini terus berlanjut sejak AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada bulan Februari.

Topik Menarik