Selat Hormuz Berkecamuk, Turki Tawarkan Jalur Kereta Api Hejaz Modern

Selat Hormuz Berkecamuk, Turki Tawarkan Jalur Kereta Api Hejaz Modern

Global | sindonews | Rabu, 3 Juni 2026 - 17:19
share

Turki berencana untuk memodernisasi jalur kereta api Hejaz yang bersejarah dan memperpanjangnya ke Oman untuk menciptakan rute perdagangan global alternatif ke Selat Hormuz. Itu diungkapkan menteri transportasi dan infrastruktur Turki Abdulkadir Uraloglu.

Uraloglu mengatakan bahwa negara tersebut bertujuan untuk menghidupkan kembali jalur bersejarah tersebut untuk pariwisata dan transit modern.

Ia menjelaskan bahwa tahap awal melibatkan penghubungan Turki ke Aleppo, memanfaatkan jaringan Aleppo-Damaskus-Yordania yang sudah ada sambil melanjutkan negosiasi dengan otoritas Saudi.

"Tujuan akhirnya tetap memperpanjang jalur tersebut hingga Oman untuk mencapai samudra, menciptakan alternatif strategis bagi Selat Hormuz," tambahnya, dilansir Anadolu.

Mengenai Proyek Jalan Pembangunan sepanjang 1.200 kilometer yang membentang dari Teluk Basra Irak hingga perbatasan Turki, Uraloglu mengkonfirmasi bahwa fase desain telah selesai.

Koridor besar ini, yang mencakup jalan raya, jalur kereta api, energi, dan jalur komunikasi, akan diwujudkan melalui pendanaan internasional dalam kemitraan dengan UEA, Qatar, Irak, dan Turki.

Menteri mencatat bahwa proyek tersebut menunggu lingkungan regional yang lebih tenang sebelum melanjutkan pembangunan.

Mengenai Koridor Zangezur, segmen strategis dari Koridor Tengah, menteri menyatakan bahwa tender untuk jalur Kars-Igdir-Aralik-Dilucu sepanjang 224 kilometer (140 mil) di sisi Turki telah diselesaikan dan pekerjaan telah dimulai.

Seiring dengan selesainya pembangunan di sisi Azerbaijan, kementerian terus memantau proses pembangunan jalur Zangezur melalui wilayah Armenia untuk memastikan koneksi yang lebih singkat ke dunia Turki dan Asia Tengah.Dalam pidatonya mengenai transit kereta api di Istanbul, Uraloglu menyoroti bahwa proyek pembangunan jalur kereta api di Jembatan Yavuz Sultan Selim menandai langkah signifikan dalam meningkatkan kapasitas angkutan barang.

Menteri mengumumkan bahwa pendanaan untuk proyek kereta api telah diperoleh dari enam lembaga internasional yang dipimpin oleh Bank Dunia, dengan perjanjian awal telah ditandatangani.

Uraloglu berharap dapat meluncurkan tender dalam beberapa hari mendatang dan memulai konstruksi sebelum akhir tahun, dengan menggunakan pinjaman sebesar USD6,75 miliar untuk mengatasi masalah kapasitas kereta barang dan penumpang antara Eropa dan Asia.

Topik Menarik