Drone dan Rudal Merusak Bandara Kuwait, Beberapa Orang Terluka, Penerbangan Terganggu
Militer Kuwait mengatakan serangan drone dan rudal menghantam terminal di Bandara Internasional Kuwait. Serangan itu menyebabkan "kerusakan material yang signifikan" pada bangunan dan melukai beberapa orang, yang kini menerima perawatan medis.
Pernyataan yang sama juga disampaikan Otoritas Penerbangan Sipil Umum Kuwait, menurut Kantor Berita Kuwait resmi.
Otoritas penerbangan juga mengatakan penerbangan di bandara telah ditangguhkan dan akan dialihkan ke bandara alternatif hingga pemberitahuan lebih lanjut.
Sebelumnya, militer Amerika Serikat mengatakan telah menembak jatuh rudal balistik dan drone Iran yang ditembakkan ke arah pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain dan melakukan serangan "pertahanan diri" di Pulau Qeshm Iran di Selat Hormuz.
IRGC Iran mengatakan pasukan AS pertama kali menghantam kapal tanker minyak Iran di dekat Selat Hormuz, merusak ruang mesinnya, yang kemudian diikuti serangan balasan terhadap target AS di wilayah tersebut.IRGC mengatakan telah menghantam markas besar Armada Kelima AS di Bahrain, yang dibantah militer AS.
Departemen Luar Negeri AS mengatakan hari pertama pembicaraan antara Israel dan Lebanon di Washington, DC, berakhir dengan beberapa kemajuan pada hari Selasa dan akan dilanjutkan dengan putaran kedua diskusi hari ini.
Adam Hamawy, ahli bedah yang menjadi sukarelawan di Gaza, telah memenangkan nominasi Demokrat untuk mewakili Distrik Kongres ke-12 New Jersey.
Baca juga: AS Ungkap Pemimpin Tertinggi Iran Masih Hidup, Makin Terlibat Melalui Perantara







