Mengapa Pengurangan Jumlah Tentara AS di Jerman Jadi Kabar Baik bagi Putin?
Jerman mengecilkan arti berita penarikan 5.000 pasukan AS dari negara tersebut, dan menggambarkan langkah Pentagon itu sebagai "sudah diantisipasi."
Meskipun demikian, tetap mengejutkan bahwa pengumuman tersebut – yang mewakili pengurangan hampir 15 jumlah pasukan AS – datang hanya beberapa hari setelah Kanselir Jerman Friedrich Merz mengatakan Iran "mempermalukan" AS dalam perundingan perdamaian yang tersendat.
Mengapa Pengurangan Jumlah Tentara AS di Jerman Jadi Kabar Baik bagi Putin?
1. Putin Sangat Senang
David Sanger dari New York Times mengungkapkan, mungkin penerima manfaat utama dari keputusan pemerintahan Trump adalah Presiden Rusia Vladimir Putin.Menurut data Departemen Pertahanan, terdapat 36.436 personel militer AS di Jerman pada Desember tahun lalu, kedua setelah Jepang.
2. Jerman Akan Kehilangan Kemampuan Rudal yang Signifikan
Pentagon tidak mengindikasikan apakah pasukan tersebut akan kembali ke AS atau dikerahkan kembali ke tempat lain. Batalyon senjata jarak jauh yang dijadwalkan akan dikerahkan akhir tahun ini akan dibatalkan, sehingga Jerman kehilangan perlindungan kemampuan rudal yang signifikan.Mantan Presiden Joe Biden menyetujui pengerahan 7.000 pasukan AS tambahan ke Jerman pada Februari 2022, beberapa hari setelah invasi Rusia ke Ukraina.Kehadiran militer AS di Jerman mencapai puncaknya selama Perang Dingin, ketika terdapat sekitar 250.000 pasukan yang ditempatkan di Jerman Barat.
Negara-negara Eropa lain tempat sejumlah besar personel aktif AS ditempatkan termasuk Italia, dengan lebih dari 12.000, dan Inggris, dengan sedikit lebih dari 10.000.
Terdapat hampir 4.000 pasukan AS di Spanyol, tetapi Presiden AS Donald Trump telah mengancam akan menarik mereka karena Penolakan pemerintah Spanyol untuk mengizinkan pangkalan-pangkalan di sana digunakan dalam perang dengan Iran.
Selain memainkan peran penting dalam Perang Dingin, fasilitas AS di Eropa telah berperan dalam berbagai krisis di Timur Tengah.
3. Puncak Ketegangan Eropa Vs AS
Menteri Pertahanan Jerman Boris Pistorius mengatakan bahwa penarikan pasukan Amerika Serikat dari Eropa, termasuk dari Jerman, sudah "dapat diprediksi".Militer AS mengatakan pihaknya berencana menarik 5.000 pasukan dari Jerman di tengah ketegangan yang sedang berlangsung dengan sekutu utama Eropa tersebut terkait perang AS melawan Iran.Kanselir Jerman Friedrich Merz mengatakan Iran mempermalukan Amerika Serikat selama negosiasi untuk mengakhiri konflik.
Pistorius mengatakan Eropa harus mengambil tanggung jawab yang lebih besar atas keamanan mereka sendiri. Jerman "berada di jalur yang benar", menunjuk pada perluasan angkatan bersenjata Bundeswehr dan pengadaan peralatan yang lebih besar dan lebih cepat.
Jerman akan berkoordinasi erat dengan sekutu, khususnya Inggris, Prancis, Polandia, dan Italia, tambahnya.
4. NATO Akan Terus Melemah
Perdana Menteri Polandia Donald Tusk mengecam “disintegrasi aliansi kita yang sedang berlangsung” di tengah meningkatnya keretakan di dalam NATO terkait perang AS-Israel melawan Iran.NATO dan Pembuat Film AS Gelar Pertemuan Rahasia, Dituduh untuk Sebar Propaganda dan Ketakutan
“Ancaman terbesar bagi komunitas transatlantik bukanlah musuh eksternalnya, tetapi disintegrasi aliansi kita yang sedang berlangsung. Kita semua harus melakukan apa pun yang diperlukan untuk membalikkan tren yang mengerikan ini,” tulis Tusk.Trump juga menyuarakan ketidakpuasannya terhadap Italia dan Spanyol dan mengatakan dia “mungkin akan” menarik pasukan AS dari negara-negara tersebut. Dia mengatakan ketika AS “membutuhkan mereka, mereka tidak ada di sana”, merujuk pada perangnya melawan Iran. “Kita harus mengingat itu.”
Empat minggu sejak Amerika Serikat dan Israel menangguhkan kampanye pengeboman mereka terhadap Iran, belum ada kesepakatan yang tercapai untuk mengakhiri perang yang telah menyebabkan gangguan terbesar yang pernah terjadi pada pasokan energi global.
Negara-negara Eropa menampung pasukan AS di beberapa pangkalan angkatan udara dan angkatan laut penting, termasuk pangkalan udara AS di Ramstein di Jerman, RAF Lakenheath dan RAF Mildenhall di Inggris, Aviano di Italia, dan Lajes Field di Azores Portugal.
Markas Komando Eropa AS dan Komando Afrika AS berada di Stuttgart, Jerman, dan terdapat dua fasilitas yang mendukung Angkatan Laut AS di Naples dan Sigonella, Italia.







