Kunjungi Indonesia, Menlu Malaysia Fokus Kerja Sama Atasi Guncangan Eksternal
Menteri Luar Negeri Mohamad bin Haji Hasan akan memimpin delegasi Malaysia ke Komisi Bersama untuk Kerja Sama Bilateral (JCBC) ke-17 antara Malaysia dan Republik Indonesia di Jakarta, Indonesia pada besok (4/06). Dia didampingi oleh pejabat pemerintah dari lembaga terkait.
JCBC akan diketuai bersama oleh Menteri Luar Negeri Malaysia dan mitranya dari Indonesia, Sugiono. "Dengan latar belakang meningkatnya gangguan rantai pasokan global, JCBC ke-17 akan memprioritaskan pendalaman kerja sama ekonomi Malaysia-Indonesia untuk menjaga ketahanan kedua perekonomian," demikian keterangan resmi Kementerian Luar Negeri Malaysia yang dikirim kepada SindoNews.
Malaysia akan mengarahkan diskusi ke arah langkah-langkah konkret yang dapat dilakukan kedua negara untuk bersama-sama mengurangi guncangan eksternal yang memengaruhi arus perdagangan, keamanan energi, pasokan pangan, dan input penting bagi industri.
NATO dan Pembuat Film AS Gelar Pertemuan Rahasia, Dituduh untuk Sebar Propaganda dan Ketakutan
Pertemuan ini juga akan menindaklanjuti keputusan yang dibuat oleh Perdana Menteri Malaysia dan Presiden Republik Indonesia pada Konsultasi Tahunan ke-13 yang diadakan di Jakarta pada 29 Juli 2025. Pertemuan Pejabat Senior (SOM) diadakan sebelum Pertemuan Menteri. "Mencerminkan prioritas yang diberikan pada langkah-langkah bilateral untuk mengatasi gangguan rantai pasokan global, agenda akan memberikan penekanan khusus pada fasilitasi perdagangan dan investasi, penguatan hubungan pasokan lintas batas, kerja sama energi, dan ketahanan pangan," ungkap Kemlu Malaysia.
Kemudian, bidang lain yang diharapkan akan dibahas meliputi penetapan batas maritim dan penetapan batas darat, penyeberangan perbatasan dan perdagangan lintas batas, kerja sama di industri halal; pertahanan dan keamanan; pengelolaan lingkungan dan bencana; serta hal-hal lain yang menjadi kepentingan bersama.
JCBC ke-17 akan menjadi tindak lanjut dari Konsultasi Tahunan ke-13 antara Perdana Menteri Malaysia dan Presiden Republik Indonesia yang diadakan di Jakarta pada 29 Juli 2025 dan akan menetapkan arah untuk Konsultasi Tahunan ke-14 yang akan diselenggarakan oleh Malaysia akhir tahun ini.







