NATO dan Pembuat Film AS Gelar Pertemuan Rahasia, Dituduh untuk Sebar Propaganda dan Ketakutan
Surat kabar Inggris, The Guardian, mengungkap bahwa NATO telah mengadakan pertemuan rahasia dengan para profesional industri televisi (TV) dan film di seluruh Eropa dan Amerika Serikat (AS). Pertemuan ini memicu tuduhan bahwa blok militer tersebut berupaya memanfaatkan seni untuk “menyebarkan ketakutan” dan “propaganda".
Menurut laporan tersebut, aliansi itu telah mengadakan tiga pertemuan pribadi dengan sutradara, produser, dan penulis skenario di Los Angeles, Brussels, dan Paris, dan berencana untuk mengadakan pertemuan dengan anggota Writers’ Guild of Great Britain (WGGB) di London bulan depan.
Baca Juga: Jerman Sebut Penarikan 5.000 Tentara AS Dapat Diprediksi, NATO Minta Klarifikasi AS
Pertemuan mendatang akan diawasi oleh lembaga think tank Inggris, Chatham House, dan akan membahas situasi keamanan yang berkembang di Eropa dan sekitarnya, imbuh laporan tersebut.
Wakil kepala teknologi siber dan inovasi NATO, James Appathurai, diperkirakan akan hadir, di antara pejabat lainnya.AS Coba Jebol 'Benteng' Iran di Selat Hormuz, Kerahkan Lebih dari 100 Pesawat dan Kapal Perang
The Guardian, mengutip email internal WGGB, menyebutkan bahwa sejauh ini, percakapan tersebut sebagian telah menginspirasi setidaknya tiga proyek terpisah.Langkah blok militer tersebut dilaporkan telah memicu kekhawatiran di industri film dan TV. "Pertemuan yang direncanakan itu jelas merupakan propaganda,” kata penulis film Irlandia Alan O’Gorman, seperti dikutip dari The Guardian, Senin (4/5/2026).
“Saya pikir saat ini ada penyebaran ketakutan di seluruh Eropa bahwa pertahanan kita lemah,” katanya, menambahkan bahwa dia telah melihat dorongan media dan pemerintah di Irlandia untuk menampilkan NATO dalam cahaya positif. "Dan menyelaraskan diri kita dengan mereka," ujarnya.
Penulis skenario lainnya, imbuh laporan The Guardian, cukup tersinggung bahwa seni akan digunakan dengan cara yang mendukung perang dan percaya bahwa mereka diminta untuk berkontribusi terhadap propaganda untuk NATO.
Blok militer yang dipimpin AS ini telah mengalami keretakan internal yang semakin besar, di mana Presiden AS Donald Trump sekali lagi menggambarkan NATO sebagai “macan kertas” setelah beberapa negara anggota menolak untuk bergabung dalam perangnya melawan Iran dalam beberapa bulan terakhir.
Ketegangan antara negara-negara NATO Eropa dan AS telah meningkat akibat ancaman Trump dalam beberapa bulan sebelumnya untuk mencaplok wilayah otonom Denmark, Greenland.
"Ancaman terbesar yang saat ini dihadapi blok tersebut bukan berasal dari musuh eksternal, melainkan dari disintegrasi yang sedang berlangsung," kata Perdana Menteri Polandia Donald Tusk.







