AS dan Iran Sepakat Gencatan Senjata, Teheran Rayakan Kemenangan!
Televisi nasional di Iran melaporkan bahwa Presiden AS Donald Trump telah menerima 10 tuntutan Iran. Itu dianggap sebagai “kemenangan” bagi negara tersebut.
Pihak Iran mungkin sudah setuju sebelum Trump mengumumkan kesepakatan gencatan senjata, tetapi kita masih belum tahu bagaimana Israel akan bereaksi terhadap hal ini.
Sebelumnya, Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran tentang gencatan senjata dua minggu dan syarat-syarat untuk negosiasi yang akan dimulai di Islamabad dengan ketidakpercayaan penuh terhadap pihak Amerika, dan Iran akan mengalokasikan waktu dua minggu untuk negosiasi ini. Waktu ini dapat diperpanjang dengan persetujuan para pihak.
"Penting untuk menjaga persatuan nasional sepenuhnya selama periode ini dan melanjutkan perayaan kemenangan dengan penuh semangat," demikian keterangan Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, dilansir Al Jazeera.
Iran Desak UNESCO Kutuk Ancaman Israel Serang Jalur Kereta Api, Pakar Peringatkan Kejahatan Perang
Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran mengungkapkan negosiasi saat ini adalah negosiasi nasional dan kelanjutan dari proses di lapangan, dan penting bagi seluruh rakyat, elit, dan kelompok politik untuk mempercayai dan mendukung proses ini, yang berada di bawah pengawasan para pemimpin revolusioner dan tingkat tertinggi sistem, serta untuk menghindari pernyataan yang memecah belah."Jika penyerahan musuh di lapangan menjadi pencapaian politik yang menentukan dalam negosiasi, kita akan merayakan kemenangan bersejarah yang besar ini bersama-sama, jika tidak, kita akan berjuang berdampingan di lapangan sampai semua tuntutan bangsa Iran terpenuhi," ungkap Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran.
Sebelumnya, Kantor Berita Mehr, Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran telah mengkonfirmasi kesepakatan gencatan senjata dua minggu yang dilaporkan telah dinegosiasikan oleh Pakistan. Pernyataan tersebut mengatakan bahwa kesepakatan gencatan senjata dicapai dengan persetujuan Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Ayatollah Mojtaba Khamenei.
Kemudian, stasiun penyiaran AS CNN melaporkan bahwa Israel juga telah menyetujui gencatan senjata, mengutip seorang pejabat Gedung Putih yang tidak disebutkan namanya, dalam sebuah laporan yang sekarang juga telah disiarkan oleh stasiun penyiaran publik Israel, Kan.
Iran Paksa AS Terima Kekalahan Bersejarah setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Sebuah sumber Gedung Putih mengatakan kepada Channel 12 Israel bahwa gencatan senjata akan berlaku ketika Iran membuka Selat Hormuz.
Dilaporkan juga tidak ada arahan di lembaga pertahanan untuk menahan tembakan untuk saat ini.
Belum ada konfirmasi resmi dari pejabat Israel atau AS.










