Jangan Sampai Kurang Tidur jika Mau Turunkan Berat Badan, Ini Alasannya
PERJUANGAN menurunkan berat badan kerap kali berfokus penuh pada pola makan ketat dan rutinitas olahraga yang berat. Namun, banyak orang tidak menyadari adanya faktor tersembunyi yang justru bisa menggagalkan semua usaha tersebut.
Dokter sekaligus influencer kesehatan, dr. Adam Prabata dalam utas di akun Threads miliknya menyoroti pentingnya kualitas istirahat. Hal ini juga termasuk bagi orang yang sedang berjuang memangkas bobot tubuh.
“Kurang tidur adalah hal ‘tidak kelihatan’ yang perlu kita perbaiki bila mau menurunkan berat badan,” ungkap dr. Adam.
1. Penelitian
Pernyataan ini didasari oleh temuan ilmiah dari studi bertajuk Effects of Experimental Sleep Restriction on Energy Intake, Energy Expenditure, and Visceral Obesity. Menurut dr. Adam, kebiasaan begadang atau tidur yang terlalu singkat memiliki dampak langsung pada jumlah asupan kalori harian.
“Kurang tidur, yaitu hanya 4 jam sehari, itu berhubungan dengan peningkatan kalori yang kita makan, tanpa perubahan pada pengeluaran energi,” terangnya.
Kondisi tersebut berdampak signifikan pada penumpukan lemak, terutama di area yang paling dihindari banyak orang, yaitu perut. Jika kebiasaan kurang tidur ini terus berlanjut, dampaknya akan semakin nyata.
“Efeknya adalah lemak perut bisa naik 9-11 lebih tinggi, bila kurang tidur terus terjadi selama minimal 2 minggu,” tegas dr. Adam.
2. Pembakaran Massa Tubuh
Tidak hanya menambah penumpukan lemak, kurang tidur juga memengaruhi efektivitas pembakaran massa tubuh. Alih-alih membakar lemak, kurang istirahat justru berisiko mengikis massa otot yang sudah dibentuk.
“Penelitian lain juga bilang bahwa kurang tidur itu membuat lebih sedikit massa lemak yang digunakan, malah lebih banyak massa otot yang hilang,” tambahnya.
Melihat fakta medis tersebut, menjaga durasi dan kualitas tidur menjadi kunci penting yang tidak boleh diabaikan dalam program weight loss. Menata kembali jam istirahat sama pentingnya dengan menghitung kalori makanan harian.
“Jadi, untuk kalian yang sedang berusaha menurunkan berat badan, termasuk massa lemak, coba deh lebih diperhatikan tidur dan istirahatnya!” pungkas dr. Adam.









