Macklemore Sebut 9 Arena Besar di AS Tolak Gelar Konser Amal Free Palestine
Rapper Macklemore mengaku mengalami penolakan dari sejumlah arena konser ternama di Amerika Serikat untuk menggelar tur bertajuk Free Palestine. Ia menyebut sedikitnya sembilan venue besar menolak memberikan jadwal setelah mengetahui konser tersebut digelar sebagai acara amal untuk Palestina.
Melansir Variety, Macklemore mengungkapkan hal itu melalui unggahan di Instagram pada 6 November. Ia menyebut beberapa arena yang menurutnya menolak konser tersebut antara lain Madison Square Garden di New York, Prudential Center di New Jersey, Barclays Center di Brooklyn, UBS Arena di Long Island, Intuit Dome, Kia Forum, Crypto.com Arena di Los Angeles, Chase Center di San Francisco, serta Climate Pledge Arena di Seattle.
Baca juga: The Weeknd Cetak Sejarah, Tur Konser After Hours Til Dawn Raup Rp23,5 Triliun
Menurut Macklemore, timnya sebenarnya telah menerima sejumlah tanggal yang tersedia hingga akhir tahun pada pertengahan September. Namun, situasinya berubah setelah pihak pengelola mengetahui konser tersebut merupakan pertunjukan amal untuk Palestina.
"Begitu mereka mengetahui ini adalah konser amal untuk Palestina, tanggal-tanggal itu langsung tidak tersedia. Pintu ditutup. Percakapannya berbeda-beda, tetapi hasilnya sama. Konser itu tidak diizinkan berlangsung di venue-venue tersebut," tulis Macklemore.Pelantun Thrift Shop itu mengaku belum pernah mengalami situasi serupa selama lebih dari dua dekade berkarier sebagai musisi.
Baca juga: 100 Ribu Tiket AAA 2026 Sold Out, Kim Soo-hyun hingga TXT Siap Hadir
"Aku lebih memilih kehilangan setiap kesempatan di industri ini daripada terus melindungi orang-orang yang lebih mementingkan hubungan bisnis mereka dengan Israel daripada nyawa rakyat Palestina," katanya.
Macklemore juga menyinggung soal kebebasan berpendapat di Amerika Serikat. Menurutnya, saat ini segelintir pihak memiliki pengaruh besar dalam menentukan isu apa yang boleh disuarakan dan siapa yang diberi ruang untuk berbicara.
"Hari ini Palestina. Besok isu apa lagi?" tulisnya.Ia menutup pernyataannya dengan kalimat, "Mereka mungkin memiliki arena-arena itu. Tetapi mereka tidak memiliki orang-orang yang mengisinya. Dan mereka tidak akan pernah memilikinya. Free Palestine!"
Menanggapi tudingan tersebut, juru bicara MSG Entertainment memberikan pernyataan kepada Variety. Pihaknya membantah bahwa alasan penolakan berkaitan dengan isu Palestina.
"Kami mengelola beberapa venue tersibuk di dunia dengan ketersediaan jadwal yang sangat terbatas, dan dia bukan artis dengan skala arena," kata perwakilan MSG Entertainment.
Sebelumnya, pada September lalu Macklemore juga sempat dikeluarkan dari tur Loop milik Ed Sheeran setelah menyampaikan pernyataan pro-Palestina saat tampil sebagai pembuka konser di MetLife Stadium. Setelah itu, seluruh penampil pembuka lainnya serta band pengiring Ed Sheeran memutuskan mundur dari tur sebagai bentuk solidaritas terhadap Macklemore dan Palestina.
Magang/Kirana Gina Anindita









