Studi: Kebanyakan Konsumsi Makanan Ultra Proses Bikin Otak Anak Menyusut

Studi: Kebanyakan Konsumsi Makanan Ultra Proses Bikin Otak Anak Menyusut

Gaya Hidup | okezone | Jum'at, 30 Oktober 2026 - 12:05
share

JAKARTA - Konsumsi makanan ultra-proses atau Ultra Processed Food (UPF) secara berlebihan ternyata punya kaitan dengan perkembangan otak anak. Sudah banyak penelitian yang mengkaji hubungan antara pola makan tinggi UPF dengan struktur otak serta perilaku anak saat memasuki usia sekolah.

Studi yang diungkap oleh dokter anak holistik, dr. Elisa Song menjelaskan bahwa pola makan tinggi UPF pada anak berpotensi menyebabkan perubahan pada bagian otak yang berperan dalam pengelolaan emosi, pengambilan keputusan, dan proses berpikir rasional.

“Diet makanan ultra-proses yang dikonsumsi secara sering oleh anak-anak pada usia empat tahun berhubungan signifikan dengan masalah perilaku dan gangguan perkembangan saraf pada saat mereka berusia tujuh tahun,” jelas dr. Elisa lewat unggahan video di akun Instagram dokter Functional Integrative Medicine, dr. Chairuna, dikutip Jumat (30/10/2026).

Dokter Chairuna pun menjelaskan bahwa konsumsi UPF yang tinggi mengakibatkan beberapa area otak berukuran lebih kecil serta perubahan pada gyrification, yaitu proses terbentuknya lipatan-lipatan di permukaan otak.

Lipatan ini memperluas permukaan otak sehingga mendukung perkembangan dan fungsi kognitif. Mulai dari berpikir, memecahkan masalah, mengambil keputusan, hingga mengolah informasi. Karena itu, perkembangan struktur otak menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan selama masa pertumbuhan anak.

Menurut dr. Chairuna, kualitas makanan sejak usia dini memiliki peran penting dalam mendukung perkembangan otak dan tumbuh kembang anak. Oleh karena itu, orang tua perlu memperhatikan pola makan sehari-hari, termasuk mengurangi konsumsi makanan ultra-proses secara realistis.

Di tengah gaya hidup yang serba praktis, orang tua tetap harus menyediakan makanan yang beragam dan bergizi. Langkah ini jadi salah satu upaya untuk mendukung kesehatan keluarga sekaligus memenuhi kebutuhan tumbuh kembang anak.

Topik Menarik