Balas Dendam Tidur saat Weekend? Ternyata Ini Manfaatnya untuk Tubuh
JAKARTA - Kurang tidur karena pekerjaan atau aktivitas sehari-hari sering membuat seseorang ingin membayar utang tidur saat akhir pekan. Caranya beragam, mulai dari bangun lebih siang hingga tidur lebih lama dari biasanya.
Kebiasaan ini terasa menyenangkan, terutama setelah menjalani hari-hari yang padat. Namun, apakah tidur lebih lama saat akhir pekan benar-benar bisa menggantikan waktu tidur yang hilang selama hari kerja?
Melansir BBC Future, tidur tambahan saat akhir pekan memang mampu memulihkan sebagian dampak kurang tidur. Akan tetapi, kebiasaan ini juga perlu dilakukan dengan hati-hati karena perubahan jadwal tidur yang terlalu jauh dapat mengganggu jam biologis tubuh.
Lalu, bagaimana cara membayar utang tidur yang tepat? Berikut penjelasannya.
1. Tidur Lebih Lama Bisa Bantu Pemulihan Tubuh
Permintaan Maaf Maudy Ayunda Jadi Sorotan Pengguna Threads, Begini Katanya dari Sisi Psikologis
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa tidur tambahan setelah mengalami kurang tidur bisa memulihkan sebagian fungsi tubuh. Dalam salah satu eksperimen, orang yang hanya tidur selama dua jam dalam satu malam mengalami peningkatan jumlah dua jenis sel darah putih yang dapat menandakan respons stres pada tubuh.
Peserta yang berkesempatan tidur hingga 10 jam pada malam berikutnya menunjukkan jumlah sel tersebut yang hampir kembali ke tingkat awal.
2. Jangan Terlalu Sering Mengubah Jadwal Tidur
Ketika seseorang bangun jauh lebih siang dari biasanya, tekanan tidur atau dorongan alami tubuh untuk tidur dapat berkurang. Akibatnya, rasa kantuk pada malam hari bisa datang lebih lambat.
Kondisi ini bisa membuat seseorang kembali tidur larut malam pada Minggu, kemudian kesulitan bangun pada Senin pagi. Siklus kurang tidur pun berulang.
Karena itu, penting untuk menjaga jadwal tidur tetap relatif konsisten. Jika ingin menambah waktu tidur saat akhir pekan, sebaiknya lakukan secara wajar tanpa menggeser jam tidur dan bangun terlalu jauh dari rutinitas sehari-hari.
3. Berapa Lama Waktu Tambahan Tidur yang Ideal?
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa tambahan tidur sekitar satu hingga dua jam saat akhir pekan berpotensi menjadi pilihan yang masuk akal bagi orang yang kurang tidur selama hari kerja.
Beberapa penelitian mengaitkan pola tersebut dengan risiko depresi yang lebih rendah dan tingkat peradangan yang lebih rendah pada orang yang terbiasa kurang tidur.
Namun, durasi tersebut bukan aturan mutlak yang berlaku bagi semua orang. Kebutuhan tidur dapat berbeda berdasarkan usia, kondisi kesehatan, dan aktivitas sehari-hari.
4. Tidur Tambahan Tak Bisa Gantikan Semua Manfaat Tidur yang ideal
Tidur lebih lama pada Sabtu dan Minggu bukan jaminan bahwa tubuh dan otak akan sepenuhnya pulih setelah beberapa hari kurang tidur. Jika memungkinkan, usahakan untuk tidur cukup setiap malam. Tidur siang singkat juga bisa mengurangi rasa kantuk, tetapi tidak seharusnya menjadi pengganti tidur malam yang berkualitas.
Jadi, tidur lebih lama saat akhir pekan bisa memulihkan sebagian dampak kurang tidur, tetapi bukan solusi untuk kebiasaan tidur yang berantakan.
Tidur tambahan satu hingga dua jam saat akhir pekan bisa menjadi pilihan bagi sebagian orang, tetapi jangan sampai membuat jadwal tidur semakin bergeser. Cara terbaik untuk menjaga kesehatan adalah memenuhi kebutuhan tidur secara konsisten, bukan terus-menerus menumpuk utang tidur lalu berusaha membayarnya saat akhir pekan.








