Dokter Sarankan Segera ke IGD jika Nyeri Dada Disertai 3 Gejala Ini
JAKARTA, iNews.id - Nyeri dada yang muncul secara tiba-tiba perlu mendapat perhatian serius, terlebih jika disertai sesak napas, keringat dingin, atau rasa sakit yang menjalar ke lengan maupun punggung. Kondisi tersebut bisa menjadi sinyal serangan jantung sehingga membutuhkan penanganan medis secepatnya.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam Subspesialis Ginjal dan Hipertensi, dr Decsa Medika Hertanto, mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan pola nyeri dada tertentu. Menurutnya, beberapa karakteristik nyeri dapat menjadi petunjuk awal adanya masalah serius pada tubuh.
"Nyeri dada itu nggak semua sama, dan lokasinya ternyata bisa kasih petunjuk penting. Kita bedah singkat yuk," ujar dr Decsa, dikutip Senin (7/9/2026).
Salah satu kondisi yang wajib diwaspadai adalah nyeri yang terasa di bagian tengah dada. Sensasinya dapat berupa dada seperti ditindih atau diremas, kemudian menjalar ke bagian tubuh lain.
"Jadi, jika kalian ada nyeri dada dirasakan di tengah dada kayak ditindih gitu, atau diremas, apalagi menjalar ke lengan kiri, rahang, atau nembus ke punggung belakang, ini yang wajib kalian waspadai. Ini merupakan tanda klasik serangan jantung," ujarnya.
Selain nyeri yang menjalar, terdapat tiga gejala yang perlu menjadi alarm bagi seseorang untuk segera mendapatkan pertolongan medis.
1. Sesak Napas
Sesak napas yang muncul bersamaan dengan nyeri dada merupakan salah satu tanda bahaya. Kondisi ini tidak boleh dianggap sebagai keluhan biasa, terutama jika terjadi secara mendadak atau terasa semakin berat.
2. Keringat Dingin
Keluarnya keringat dingin saat mengalami nyeri dada juga perlu diwaspadai. Jika gejala tersebut muncul bersamaan dengan rasa tertekan atau tertindih di dada, seseorang sebaiknya tidak menunda pemeriksaan medis.
3. Nyeri Menjalar ke Lengan atau Punggung
Rasa sakit yang awalnya berada di dada kemudian menjalar ke lengan atau punggung juga menjadi tanda yang perlu diperhatikan. Pola ini terutama patut dicermati jika nyeri terasa berat seperti diremas atau ditindih.
Meski demikian, tidak semua nyeri dada menandakan serangan jantung. Gangguan asam lambung atau GERD, masalah otot, serta gangguan paru-paru juga dapat menimbulkan rasa sakit di area dada.
Nyeri yang berawal dari ulu hati kemudian naik ke dada dan terasa panas seperti terbakar, misalnya, dapat berkaitan dengan GERD atau asam lambung. Keluhan tersebut dapat terasa setelah makan atau ketika seseorang berbaring.
Sementara itu, nyeri di sisi kanan dada lebih sering berkaitan dengan masalah otot atau gangguan pada paru-paru kanan. Nyeri yang menyebar ke seluruh dada dan semakin parah saat menarik napas dalam juga dapat menjadi tanda masalah pada paru-paru seperti radang selaput paru.
dr Decsa menegaskan pola lokasi dan karakter nyeri tersebut hanya dapat menjadi panduan awal, bukan dasar untuk melakukan diagnosis sendiri. Masyarakat tetap perlu mendapatkan pemeriksaan tenaga medis untuk memastikan penyebabnya.
"Tapi ingat, ini cuma pola umum, bukan cara diagnosis pasti sendiri. Namun wajib kalian cermati khususnya nomor satu. Jadi kalau nyerinya tiba-tiba, disertai sesak, keringat dingin, atau nembus ke lengan atau nembus ke punggung, jangan nembak-nembak, langsung ke IGD," ujarnya.
Viral! Kepala Bocah Nyangkut di Pagar Stadion saat Nonton Timnas Indonesia, Endingnya Kocak
Dengan demikian, nyeri dada yang muncul mendadak dan disertai sesak napas, keringat dingin, serta nyeri yang menjalar ke lengan atau punggung sebaiknya tidak diabaikan. Segera mencari pertolongan di IGD menjadi langkah penting untuk mendapatkan penanganan apabila kondisi tersebut merupakan tanda kegawatdaruratan.









