Innalillahi, No Na Baila Berdukacita

Innalillahi, No Na Baila Berdukacita

Gaya Hidup | inews | Senin, 7 September 2026 - 16:49
share

JAKARTA, iNews.id - Kabar duka datang dari anggota No Na, Baila Fauri. Sang nenek tercinta meninggal dunia. Kabar tersebut disampaikan langsung oleh Baila melalui unggahan di Instagram.

Kepergian sang nenek menjadi pukulan berat bagi Baila Fauri. Terlebih, dia harus menghadapi kehilangan tersebut dari kejauhan, setelah sebelumnya menetap di luar negeri.

Dalam unggahannya, Baila mengungkapkan ketakutan terbesar yang selama ini dirasakan ketika harus tinggal jauh dari keluarga. Bukan soal cuaca, hubungan jarak jauh, maupun rasa rindu terhadap rumah, melainkan ketakutan kehilangan orang yang dicintainya saat berada jauh dari mereka.

Ketakutan itu akhirnya menjadi kenyataan tiga hari lalu.

"No. I always answer, the fear of losing someone I love when I'm far away. Not getting to hug, kiss, and say goodbye to them for the last time. That fear unfortunately came true 3 days ago," kata Baila, dikutip Senin (7/9/2026).

Baila kemudian mengenang masa kecilnya yang begitu dekat dengan kedua neneknya. Dia mengaku sering berpindah dari satu rumah nenek ke rumah nenek lainnya untuk menghabiskan waktu bersama.

Namun, sosok sang nenek yang dia panggil Neni memiliki tempat yang begitu istimewa di hatinya. Neni menjadi sosok pertama yang Baila datangi ketika menghadapi berbagai persoalan, mulai dari masalah di sekolah, membutuhkan uang tambahan untuk berbelanja, hingga sekadar ingin mempercantik kukunya.

Bahkan, sang nenek disebut selalu membela Baila di hadapan orang tuanya, meski cucunya itu berada di posisi yang salah.

Kenangan lain yang begitu membekas bagi Baila adalah ketika sang nenek selalu menemani perjalanan kariernya. Selama setahun, Neni disebut rutin mengantarkan Baila berlatih setiap hari ketika dia tengah menjalani masa latihan untuk No Na.

Tak hanya itu, sang nenek juga memastikan Baila mendapatkan makanan sehat selama menjalani aktivitasnya.

"Thank you for driving me to practice everyday for a year, while I was training for no na. Thank you for making me healthy meals to eat during lunch breaks. Thank you for always making sure I am okay," kata Baila.

Bagi Baila, sang nenek bukan hanya keluarga, tetapi juga tempat untuk merasa aman dan dicintai tanpa syarat.

Dia mengenang Neni sebagai sosok yang selalu mengutamakan anak dan cucu-cucunya di atas kepentingannya sendiri. Sosok penuh keceriaan yang mampu membawa kebahagiaan bagi orang-orang di sekitarnya.

Setelah 24 tahun menjalani hidup bersama sang nenek, Baila kini harus menerima kenyataan bahwa sosok yang begitu berarti baginya telah pergi untuk selamanya.

Meski berat, Baila berusaha mengenang sang nenek melalui berbagai kenangan indah yang mereka miliki. Dia pun membayangkan sang nenek kini telah berada di tempat terbaik, menikmati segelas wine sembari tertawa bersama para legenda.

"I am so grateful to have shared 24 years with you, though I wish you were still here, I know you're drinking wine up there laughing with legends," ujarnya.

Baila menutup pesan dukanya dengan ungkapan cinta yang mendalam untuk sang nenek. Baginya, kasih sayang yang telah diberikan Neni akan tetap hidup, bahkan melampaui satu kehidupan.

Kepergian Neni meninggalkan duka mendalam bagi Baila. Namun, kenangan selama 24 tahun yang mereka lalui bersama akan menjadi bagian yang tak akan pernah hilang dari kehidupan sang penyanyi.

Topik Menarik