5 Kebiasaan Sehari-hari Tanpa Disadari Bikin Ginjal Rusak, Nomor 1 dan 2 Sering Dianggap Sepele

5 Kebiasaan Sehari-hari Tanpa Disadari Bikin Ginjal Rusak, Nomor 1 dan 2 Sering Dianggap Sepele

Gaya Hidup | inews | Jum'at, 28 Agustus 2026 - 18:09
share

JAKARTA, iNews.id - Menjaga kesehatan ginjal tidak cukup hanya dilakukan ketika tubuh mulai menunjukkan gejala. Sejumlah kebiasaan sehari-hari yang terlihat sepele ternyata dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan dan penurunan fungsi ginjal secara perlahan.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Subspesialis Ginjal dan Hipertensi, dr Decsa Medika Hertanto mengungkapkan lima kebiasaan harian yang perlu diwaspadai. Dia membagikan penjelasan tersebut melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya.

Berikut lima kebiasaan tanpa disadari berdampak terhadap kesehatan ginjal:

1. Malas Bergerak

Kebiasaan malas bergerak atau sedentary lifestyle menempati urutan kelima. Kurangnya aktivitas fisik dapat meningkatkan risiko obesitas yang kemudian berkaitan dengan munculnya berbagai gangguan metabolisme.

Menurut dr Decsa, kondisi tersebut dapat berkembang menjadi sindrom metabolik yang menjadi salah satu faktor risiko diabetes dan hipertensi.

"Kebiasaan malas gerak. Ketika malas gerak, risiko obesitas akan naik. Terus ujung-ujungnya jadi sindrom metabolik yang merupakan cikal bakal diabetes dan hipertensi," kata dr Decsa, dikutip Jumat (28/8/2026).

2. Kurang Minum Air Putih

Kebiasaan berikutnya adalah kurang minum air putih. Asupan cairan yang tidak mencukupi dapat membuat urine menjadi lebih pekat dan meningkatkan risiko terbentuknya batu ginjal.

dr Decsa mengatakan, kondisi tersebut membuat ginjal bekerja lebih keras dalam menjalankan fungsinya.

"Pas kalian jarang minum, ginjal tuh ekstra kerja keras untuk menyaring darah yang mana makin lama makin pekat dan ini pintu masuk untuk batu ginjal. Nah batu ginjal bikin gagal ginjal kalau tidak dilakukan terapi," katanya.

3. Sembarangan Minum Obat

Kebiasaan mengonsumsi obat tanpa pengawasan juga perlu diwaspadai. Salah satunya penggunaan obat pereda nyeri secara rutin dalam jangka panjang tanpa anjuran dokter.

Menurut dr Decsa, obat yang dikonsumsi terus-menerus tanpa pengawasan dapat berdampak terhadap fungsi ginjal.

"Asal minum obat nyeri. Obat warung buat pegel, nyeri yang diminum rutin tanpa anjuran dokter, tanpa pengawasan dan dilakukan terus-menerus, ini bisa merusak ginjal kalian," katanya.

4. Terlalu Banyak Garam dan Gula

Pola makan tinggi garam dan gula menjadi kebiasaan lain yang dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan. Konsumsi keduanya secara berlebihan dapat berkaitan dengan meningkatnya risiko hipertensi dan diabetes.

Kedua kondisi tersebut menjadi faktor yang perlu diperhatikan karena tekanan darah dan kadar gula darah yang tidak terkontrol dapat memberikan dampak buruk terhadap kesehatan ginjal.

5. Kurang Tidur dan Sering Begadang

Di posisi pertama, dr Decsa menyoroti kebiasaan kurang tidur dan begadang secara kronis. Kebiasaan ini sering dianggap sepele, padahal waktu tidur yang tidak cukup dapat mengganggu berbagai fungsi tubuh.

Kurang tidur juga dapat memengaruhi tekanan darah dan pola makan. Kebiasaan mengonsumsi makanan atau camilan pada tengah malam turut berpotensi meningkatkan asupan kalori dan gula.

"Tahukah kalian, jika kalian kurang tidur tekanan darah itu gampang naik dan gula berisiko naik juga karena nyemil tengah malam," katanya.

dr Decsa mengingatkan masyarakat untuk mulai mengevaluasi kebiasaan sehari-hari yang masih dilakukan. Perubahan gaya hidup sejak dini dinilai penting untuk membantu menjaga kesehatan ginjal dan menekan berbagai faktor risiko.

"Intinya, mulai aware aja. Ada gak kebiasaan di atas yang masih terus dilestarikan entah sampai kapan? Udah paham kan?," katanya.

Topik Menarik