Viral! Bocah 5 Tahun Menelan Emas Batangan 50 Gram, Ini Penampakannya

Viral! Bocah 5 Tahun Menelan Emas Batangan 50 Gram, Ini Penampakannya

Gaya Hidup | okezone | Sabtu, 22 Agustus 2026 - 06:10
share

JAKARTA - Viral seorang anak perempuan berusia lima tahun menjadi perhatian setelah tidak sengaja menelan emas batangan seberat 50 gram. Benda tersebut bahkan masih berada di dalam lambung ketika sang anak dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Kasus ini ditangani oleh Rumah Sakit Anak Beijing yang berafiliasi dengan Capital Medical University pada 16 Agustus. Berdasarkan pemeriksaan, emas berbentuk batangan dengan panjang sekitar 4 sentimeter itu diketahui tertahan di dalam lambung.

Anak tersebut dilaporkan menelan emas batangan ketika sedang bermain di rumah. Keluarga baru membawanya ke rumah sakit sekitar enam jam setelah kejadian.

Sebelum tiba di rumah sakit tersebut, keluarga sempat membawa sang anak ke sejumlah klinik. Namun, fasilitas untuk melakukan pengangkatan benda asing melalui prosedur endoskopi darurat tidak tersedia di tempat-tempat tersebut.

Emas Berisiko Melukai Lambung

Hasil pemeriksaan rontgen menunjukkan benda asing tersebut masih berada di lambung. Dokter kemudian segera melakukan tindakan untuk mengeluarkannya.

Menurut tim medis, ukuran dan karakteristik emas batangan menjadi perhatian karena benda tersebut cukup padat dan keras. Permukaannya yang relatif halus juga dapat membuat benda lebih sulit dikeluarkan apabila tersangkut di saluran pencernaan.

Jika tidak segera ditangani, benda asing berukuran besar dapat berisiko melukai jaringan saluran pencernaan. Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan komplikasi, termasuk luka pada dinding lambung, perforasi, hingga perdarahan.

Dokter kemudian melakukan endoskopi untuk mencari dan mengeluarkan emas tersebut. Prosedur dilakukan dengan hati-hati karena ruang di dalam lambung cukup terbatas dan kesalahan saat mengambil benda asing dapat menyebabkan cedera pada jaringan di sekitarnya.

Dengan menggunakan alat penjepit khusus, tim medis perlahan menarik batangan emas tersebut hingga berhasil dikeluarkan secara utuh. Proses pengambilan berlangsung dalam beberapa menit.

Setelah tindakan selesai, kondisi anak dilaporkan membaik. Tanda-tanda vitalnya juga berada dalam kondisi stabil.

Dikaitkan dengan Istilah "Pemakan Emas"

Kasus tersebut kemudian ramai dibicarakan di media sosial Tiongkok. Sejumlah pengguna internet menjadikan kejadian itu sebagai bahan lelucon dengan mengaitkannya dengan istilah yang cukup populer di kalangan masyarakat setempat.

Dalam beberapa tahun terakhir, orang tua di Tiongkok terkadang menggunakan istilah "binatang pemakan emas" untuk menggambarkan anak-anak secara bercanda. Sebutan tersebut merujuk pada besarnya biaya yang harus dikeluarkan untuk membesarkan anak.

Istilah serupa juga digunakan untuk menggambarkan hewan peliharaan sebagai "binatang berkaki empat pemakan emas". Sejumlah produsen aksesori emas bahkan memanfaatkan istilah tersebut sebagai inspirasi produk berbentuk hewan yang ditujukan sebagai hadiah kelahiran atau perayaan tertentu.

Karena itu, kejadian anak yang benar-benar menelan emas batangan tersebut memunculkan berbagai komentar bernada humor di media sosial.

Ada warganet yang mempertanyakan bagaimana anak berusia lima tahun bisa mendapatkan akses ke emas batangan seberat 50 gram. Pengguna lain menganggap kejadian tersebut sebagai gambaran harfiah dari istilah "binatang pemakan emas".

Di balik berbagai candaan tersebut, sebagian pengguna media sosial mengingatkan pentingnya pengawasan orang tua. Barang berukuran kecil, keras, atau memiliki bentuk tertentu sebaiknya disimpan jauh dari jangkauan anak-anak.

Menelan Benda Asing Bisa Jadi Kondisi Darurat

Kasus anak menelan benda asing bukan merupakan kejadian yang jarang terjadi. Anak-anak dapat secara tidak sengaja memasukkan berbagai benda ke dalam mulut dan menelannya, mulai dari koin hingga benda-benda kecil lainnya.

Karena itu, orang tua perlu segera mencari pertolongan medis apabila mengetahui anak menelan benda asing. Penanganan akan disesuaikan dengan jenis, ukuran, bentuk, serta lokasi benda tersebut di saluran pencernaan.

Dokter juga mengingatkan orang tua agar tidak mencoba mengeluarkan benda yang tertelan dengan cara-cara tradisional tanpa arahan tenaga medis, termasuk memberikan makanan atau minuman tertentu dengan tujuan mendorong benda tersebut masuk lebih jauh.

Penanganan yang tepat diperlukan untuk mencegah benda asing menyebabkan sumbatan, luka, perdarahan, atau komplikasi lain pada saluran pencernaan.

Topik Menarik