Fakta Baru Aksi Viral Baca Al-Quran Dapat Miras di The Sounds Project, Bikin Geleng-Geleng!
JAKARTA, iNews.id – Fakta baru terungkap di balik aksi viral membaca Al-Quran berhadiah minuman keras (miras) di booth Newport dalam gelaran The Sounds Project. Jika sebelumnya aksi tersebut ramai dikaitkan dengan program promosi brand, MC yang bertugas saat kejadian mengungkap cerita berbeda.
MC bernama Ega menyebut aksi tersebut bukan bagian dari program atau konsep yang dibuat Newport. Menurutnya, kejadian itu justru bermula dari aksi spontan seorang pengunjung festival yang mengambil alih mikrofon.
Pengunjung tersebut kemudian membuat sayembara kepada audiens lain dengan meminta mereka melafalkan salah satu surat dalam Al-Quran. Tantangan itu kemudian dikaitkan dengan pemberian minuman beralkohol sebagai imbalan.
Penjelasan Ega ini menjadi fakta baru di tengah kontroversi yang telah memicu kecaman publik.
Bukan Program Brand, Melainkan Aksi Pengunjung
Ega menjelaskan, insiden terjadi pada Minggu, 9 Agustus 2026, ketika dirinya bertugas sebagai MC di booth Newport.
Saat acara memasuki jeda, Ega sedang melakukan interaksi dengan para pengunjung. Namun, tiba-tiba seorang audiens yang mengenakan atasan putih mengambil alih mikrofon miliknya.
“Lalu, ada audiens yang memakai atasan putih tiba-tiba mengambil alih mic saya,” ujar Ega dalam pernyataannya, dikutip Selasa (11/8/2026).
Setelah menguasai mikrofon, pengunjung tersebut kemudian menyampaikan sayembara kepada pengunjung lainnya.
Menurut Ega, sayembara itu berupa tantangan untuk melafalkan salah satu surat dalam Al-Quran, dengan imbalan yang ditawarkan oleh audiens tersebut.
Aksi spontan itu kemudian terekam dan menyebar di media sosial. Konten tersebut sontak memicu kontroversi lantaran bacaan Al-Quran dikaitkan dengan pemberian minuman beralkohol.
Dalam konteks kejadian tersebut, Ega menyebut aksi pengunjung itu sebagai tindakan spontan yang berada di luar konsep acara. Dengan kata lain, tantangan membaca Al-Quran berhadiah miras bukanlah aktivitas yang dirancang Newport sebagai bagian dari program mereka.
Ega bahkan secara tegas menyatakan pihak brand tidak mengetahui ataupun terlibat dalam aksi tersebut.
“Melalui pesan ini pula, saya menegaskan bahwa pihak brand tidak memiliki sangkut paut atas kejadian tersebut,” tegas Ega.
Pernyataan tersebut menjadi salah satu poin utama klarifikasi Ega. Dia ingin meluruskan anggapan bahwa aksi kontroversial tersebut merupakan bagian dari aktivitas promosi resmi brand.
Meski menyebut aksi tersebut dilakukan oleh pengunjung secara spontan, Ega tidak lepas tangan. Dia mengakui dirinya lalai karena tidak segera mengambil kembali mikrofon ketika mengetahui sayembara tersebut mulai disampaikan.
“Ketika mengetahui penyampaian sayembara tersebut, saya lalai untuk mengambil alih mic tersebut,” ujar Ega.
Menurutnya, MC memiliki tugas dan kewajiban memastikan acara berjalan sesuai dengan konsep yang telah ditentukan oleh brand.
Karena kelalaiannya tersebut, Ega kemudian menyampaikan permohonan maaf secara pribadi.
Ya, Ega mengaku tidak mampu mengontrol aksi spontan pengunjung hingga akhirnya kejadian tersebut menimbulkan kegaduhan dan menjadi viral.
“Sekali lagi, saya secara pribadi menyatakan permohonan maaf karena tidak mampu mengontrol aksi spontan dari audiens tersebut, sehingga menimbulkan kegaduhan,” tulis Ega.
Dia juga menjadikan insiden tersebut sebagai pelajaran dalam menjalankan tugasnya sebagai MC.
“Kejadian ini akan menjadi pelajaran bagi saya sebagai MC, dan semoga hal seperti ini tidak terulang kembali,” lanjutnya.
The Sounds Project Sebelumnya Juga Tegaskan di Luar Kendali
Keterangan Ega tersebut sejalan dengan klarifikasi resmi The Sounds Project selaku penyelenggara. Pihak The Sounds Project sebelumnya menyatakan bahwa kejadian tersebut sepenuhnya di luar arahan, persetujuan, dan kendali mereka.
Penyelenggara juga mengaku marah, kecewa, dan mengecam perilaku yang menjadikan agama sebagai bahan challenge atau promosi produk.
Mereka menyatakan telah menegur pihak sponsor terkait dan meminta agar persoalan tersebut diselesaikan hingga tuntas.









