Kapan Waktu Makan Tepat Sebelum Olahraga? Jika Keliru Perut Bisa Begah dan Kehilangan Tenaga
JAKARTA, iNews.id – Makanan yang dikonsumsi sebelum berolahraga ternyata berperan penting dalam menentukan performa saat latihan hingga membantu proses pemulihan tubuh setelahnya. Tak hanya memilih jenis makanan yang tepat, waktu makan sebelum workout juga perlu diperhatikan agar tubuh memiliki energi yang cukup tanpa menimbulkan rasa tidak nyaman.
Dikutip dari Healthline, tubuh membutuhkan kombinasi karbohidrat, protein, dan sedikit lemak sebagai sumber energi sebelum berolahraga. Namun, komposisi makanan serta waktu makannya sebaiknya disesuaikan dengan durasi dan intensitas latihan yang akan dilakukan.
Jika masih memiliki waktu sekitar dua hingga tiga jam sebelum berolahraga, disarankan mengonsumsi makanan lengkap yang mengandung karbohidrat, protein, dan lemak sehat. Karbohidrat kompleks seperti oatmeal, kentang, atau biji-bijian utuh mampu menyediakan energi yang bertahan lebih lama. Sementara itu, protein membantu menjaga fungsi otot, sedangkan lemak sehat menjadi tambahan energi terutama untuk aktivitas dengan durasi panjang.
Bagi yang hanya memiliki waktu sekitar satu hingga satu setengah jam sebelum latihan, sebaiknya memilih camilan ringan yang mudah dicerna. Pilihan seperti pisang, oatmeal, atau protein shake dapat menjadi sumber karbohidrat dan protein yang cukup tanpa membuat perut terasa penuh. Porsi yang lebih kecil juga membantu mengurangi risiko begah saat berolahraga.
Selain waktu makan, jenis olahraga juga memengaruhi kebutuhan asupan sebelum latihan. Untuk aktivitas fisik dengan durasi kurang dari satu jam, makan sebelum olahraga umumnya tidak memberikan pengaruh besar terhadap performa. Namun, pada latihan berdurasi panjang atau berintensitas tinggi, makan sebelum berolahraga dapat membantu menjaga stamina dan meningkatkan kemampuan tubuh selama beraktivitas.
Tak kalah penting, kebutuhan cairan juga harus dipenuhi sebelum memulai olahraga. Para ahli menyarankan minum air secara bertahap setidaknya empat jam sebelum latihan. Apabila warna urine masih tampak pekat atau jumlahnya sedikit, asupan cairan sebaiknya ditambah sekitar dua jam sebelum berolahraga.
Minuman atau camilan yang mengandung natrium juga dapat membantu tubuh mempertahankan keseimbangan cairan, terutama jika aktivitas yang dilakukan berpotensi menyebabkan banyak keringat.
Meski demikian, para ahli menegaskan tidak ada aturan makan sebelum olahraga yang berlaku sama untuk semua orang. Respons setiap tubuh berbeda, sehingga penting untuk menemukan pola makan, porsi, dan waktu makan yang paling sesuai agar tubuh tetap nyaman dan berenergi selama berolahraga.
Apabila setelah makan masih merasa kembung, mual, atau justru lapar saat latihan, cobalah menyesuaikan jenis makanan, jumlah porsi, maupun waktu makannya hingga menemukan kombinasi yang paling cocok dengan kebutuhan tubuh.





