3 Tanda Gangguan Kesuburan pada Pria, Jangan Abai Bisa Sulit Punya Anak

3 Tanda Gangguan Kesuburan pada Pria, Jangan Abai Bisa Sulit Punya Anak

Gaya Hidup | inews | Selasa, 14 Juli 2026 - 18:54
share

JAKARTA, iNews.id – Infertilitas atau gangguan kesuburan pada pria masih menjadi persoalan serius di Indonesia. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada peluang memiliki keturunan, tetapi juga dapat memengaruhi keharmonisan rumah tangga. Sebab itu, mengenali gejala infertilitas sejak dini menjadi langkah penting agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sebelumnya mengungkapkan sekitar 10 hingga 15 persen pasangan usia subur di Indonesia mengalami infertilitas. Jika dihitung berdasarkan jumlah pasangan usia subur, diperkirakan ada sekitar empat hingga enam juta pasangan yang membutuhkan bantuan medis untuk memperoleh keturunan.

Masalah ini juga menjadi perhatian global. Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 2025, sekitar 17,5 persen populasi dewasa atau satu dari enam orang di dunia mengalami infertilitas.

Dokter spesialis andrologi dan kesehatan reproduksi pria, dr Jefry Tribowo, mengatakan pemeriksaan analisis sperma di laboratorium tetap menjadi metode paling akurat untuk mengetahui kondisi kesuburan pria. Namun, ada sejumlah tanda awal yang bisa dikenali sebagai peringatan adanya gangguan kesuburan.

1. Ukuran buah zakar terlalu kecil

Menurut dr Jefry, salah satu indikator yang perlu diperhatikan adalah ukuran buah zakar. Organ tersebut merupakan tempat produksi sperma sehingga ukurannya dapat mencerminkan fungsi reproduksi.

"Salah satunya itu adalah ukuran buah zakar pria sebagai pabrik penghasil sperma. Idealnya ukurannya itu lebih dari 10 ml, atau kira-kira berukuran lebih dari satu ruas jempol orang dewasa," katanya dalam unggahan video di kanal YouTube miliknya, dikutip Senin (13/7/2026).

Dia mengingatkan pria untuk waspada jika ukuran buah zakar terasa terlalu kecil atau bahkan sulit diraba.

"Hati-hati kalau misalnya kita ngerasa ya buah zakar kita kok ukurannya kecil. Apalagi kalau kita pegang di kantong ternyata buah zakar kita enggak keraba sama sekali. Karena kalau ukurannya kecil atau bahkan tidak ada, maka ini dapat menyebabkan produksi spermanya menjadi tidak optimal," ujarnya.

2. Nyeri pada buah zakar

Gejala berikutnya adalah munculnya rasa nyeri atau pegal pada buah zakar, terutama setelah melakukan aktivitas berat. Keluhan tersebut tidak boleh dianggap sepele karena bisa menjadi tanda adanya gangguan pada organ reproduksi.

"Selain itu juga harus hati-hati kalau misalnya kita ngerasain kok ada keluhan nyeri gitu di buah zakar, kayak pegel, kemeng kalau aktivitas berat. Karena ini sudah menjadi kecurigaan jangan-jangan ada masalah di buah zakar kita," ucapnya.

3. Gangguan fungsi seksual

Penurunan gairah seksual, gangguan ereksi, hingga kesulitan saat berhubungan intim juga dapat menjadi tanda adanya masalah kesuburan. Menurut dr. Jefry, kondisi tersebut sering kali berkaitan dengan gangguan hormon yang berperan dalam produksi sperma.

"Lalu yang paling terakhir, juga harus berhati-hati kalau misalnya kita ngerasin fungsi seksualnya terganggu, seperti gairah rendah, ereksi bermasalah, mau hubungan sulit. Karena biasanya ya gangguan seksual ini juga disebabkan oleh adanya gangguan hormon yang berperan penting untuk memproduksi sperma. Makanya sangat penting untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," katanya.

Meski ketiga gejala tersebut dapat menjadi sinyal awal, dr Jefry menegaskan diagnosis infertilitas tidak dapat ditegakkan hanya berdasarkan keluhan. Pemeriksaan analisis sperma, evaluasi hormon, hingga konsultasi dengan dokter spesialis andrologi tetap diperlukan untuk memastikan penyebab gangguan kesuburan dan menentukan penanganan yang tepat.

Topik Menarik