Hobi Tidur Siang, Baik atau Justru Berdampak Buruk bagi Kesehatan?
TIDUR siang sering dianggap sebagai cara ampuh untuk mengembalikan energi setelah beraktivitas sejak pagi. Bahkan, di sejumlah negara, tidur siang sudah menjadi bagian dari budaya dan rutinitas harian.
Namun, benarkah kebiasaan tidur siang setiap hari selalu menyehatkan? Para ahli menyebut jawabannya bergantung pada durasi, waktu tidur, serta alasan seseorang merasa perlu tidur di siang hari.
1. Manfaat Tidur Siang
Dilansir dari Health Havard, tidur siang dalam durasi singkat dapat memberikan berbagai manfaat bagi tubuh. Selain membantu mengurangi rasa kantuk, tidur siang juga dapat meningkatkan konsentrasi, daya ingat, suasana hati, hingga kewaspadaan saat beraktivitas.
Bagi orang yang kurang tidur pada malam sebelumnya atau bekerja dengan sistem shift, tidur siang juga dapat membantu memulihkan energi. Tidur siang juga mengurangi risiko kecelakaan akibat mengantuk, terutama saat berkendara.
Sejumlah penelitian bahkan menunjukkan bahwa tidur siang singkat mampu meningkatkan kemampuan otak dalam menyimpan dan mengingat informasi.
2. Jangan Tidur Siang Terlalu Lama
Meski memiliki manfaat, tidur siang tidak selalu berdampak positif. Beberapa penelitian menemukan bahwa orang yang terbiasa tidur siang dalam durasi panjang lebih sering mengalami penyakit kronis, seperti diabetes, penyakit jantung, hingga depresi.
Meski demikian, para peneliti menegaskan bahwa tidur siang belum tentu menjadi penyebab penyakit tersebut. Justru, rasa kantuk berlebihan pada siang hari bisa menjadi tanda seseorang kurang tidur di malam hari atau mengalami kualitas tidur yang buruk.
Dalam beberapa kasus, kebiasaan tidur siang juga dapat menciptakan "lingkaran setan". Seseorang tidur siang karena kurang tidur pada malam sebelumnya, tetapi akibat tidur terlalu lama di siang hari, ia kembali sulit tidur pada malam hari. Akibatnya, pola tidur menjadi semakin berantakan.
3. Waktu Terbaik untuk Tidur Siang
Agar manfaatnya maksimal, para ahli menyarankan tidur siang dilakukan pada awal hingga pertengahan sore. Saat itu, tubuh memang mengalami penurunan kewaspadaan secara alami.
Sebaliknya, tidur siang pada sore menjelang malam sebaiknya dihindari. Sebab, kebiasaan ini dapat membuat seseorang sulit mengantuk saat waktu tidur malam tiba.
Tidur siang yang terlalu lama justru dapat membuat tubuh terasa lemas atau "sleep inertia" setelah bangun. Karena itu, durasi sekitar 20 menit dianggap paling ideal. Tidur singkat sudah cukup untuk menyegarkan tubuh tanpa mengganggu kualitas tidur malam. Menggunakan alarm dapat membantu agar waktu tidur tidak berlebihan.









