Awas! Main HP Sambil BAB Bisa Sebabkan Risiko Ini
JAKARTA - Membawa smartphone ke kamar mandi sudah jadi kebiasaan banyak orang. Faktanya, sebuah survei menemukan bahwa 9 dari 10 orang rutin membawa ponsel atau HP mereka ke toilet.
Meskipun terasa menyenangkan untuk scrolling media sosial atau membalas pesan sambil buang air besar (BAB), kebiasaan ini memiliki konsekuensi kesehatan yang serius. Berdasarkan tinjauan medis dari Healthline, berikut adalah risiko utama menggunakan HP di toilet serta panduan kebiasaan BAB yang lebih sehat.
1. Meningkatkan Risiko Wasir (Ambeien)
Masalah utamanya bukan pada ponsel itu sendiri, melainkan pada durasi kamu duduk di kloset. Saat kamu terlalu fokus pada layar HP, kamu cenderung duduk jauh lebih lama dari yang seharusnya.
Duduk dalam waktu lama, terutama sambil mengejan, akan memberikan tekanan besar pada pembuluh darah di sekitar anus. Menurut ahli bedah kolorektal dr. Karen Zaghiyan, tekanan ini menyebabkan pembuluh darah (wasir) membengkak, yang pada akhirnya memicu gejala seperti rasa sakit, benjolan, hingga pendarahan.
2. HP Berubah Jadi Sarang Bakteri
Studi menunjukkan bahwa rata-rata layar smartphone lebih kotor daripada dudukan toilet. Membawa HP ke kamar mandi sangat berisiko memindahkan bakteri berbahaya, seperti E. coli, langsung ke perangkat yang menyentuh wajahmu setiap hari.
Ada dua penyebab utamanya:
- Tidak cuci tangan: Banyak orang tidak mencuci tangan dengan bersih setelah BAB, lalu langsung memegang HP mereka kembali.
- Percikan toilet (Toilet Plume): Setiap kali kloset disiram, partikel air yang mengandung feses dan bakteri akan menyembur ke udara dan menempel pada benda-benda di sekitarnya, termasuk HP yang sedang kamu pegang.
Untuk menghindari risiko ambeien dan paparan bakteri kotor, kamu bisa menerapkan kebiasaan toilet berikut ini:
- Hanya duduk saat benar-benar mulas: Jangan mencoba "memancing" BAB dengan duduk berlama-lama. Jika setelah beberapa menit tidak ada yang keluar, jangan dipaksakan atau mengejan keras. Bangun, lakukan aktivitas lain, dan kembali lagi saat dorongan BAB sudah kuat.
- Batasi waktu maksimal 15 menit: Waktu normal untuk BAB berkisar antara 1 hingga 15 menit. Jika kamu mudah lupa waktu karena terdistraksi, pasang timer di HP-mu.
- Selalu tutup kloset sebelum di-flush: Ini adalah aturan wajib untuk mencegah partikel feses berterbangan ke udara dan menempel di tubuh atau benda di sekitarmu.
- Gunakan air (bidet): Membersihkan area anus dengan air bidet bertekanan tidak hanya lebih higienis, tetapi juga membantu merelaksasi otot anus yang tegang.
- Cuci tangan dan disinfeksi HP: Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir setidaknya selama 20 detik. Selain itu, biasakan untuk mengelap layar HP-mu setiap hari menggunakan tisu disinfektan.








