Sering Sakit Kepala karena Stres? Dokter Sarankan Pijat di 3 Area Tubuh Ini
JAKARTA, iNews.id – Sakit kepala akibat stres menjadi keluhan yang sering dialami banyak orang, terutama setelah menjalani aktivitas padat atau tekanan pekerjaan yang tinggi. Tak sedikit yang spontan memijat pelipis, belakang kepala, atau pundak untuk meredakan rasa nyeri yang muncul.
Ternyata, kebiasaan tersebut memiliki dasar medis. Dokter umum sekaligus influencer kesehatan, dr Cecep Hermawan, menjelaskan bahwa terdapat beberapa titik pada tubuh yang dapat dipijat untuk membantu mengurangi ketegangan otot dan meredakan sakit kepala.
“Ini alasan kenapa pas sakit kepala, bawaannya pengen nekan belakang kepala terus pijat area pelipis atau minta pijat pundak. Ternyata ada penjelasan medisnya nih,” kata dr Cecep dalam unggahan Instagramnya, dikutip Sabtu (13/6/2026).
Area pertama yang disarankan untuk dipijat adalah cekungan pada pangkal tengkorak bagian atas. Menurut dr Cecep, menekan titik tersebut selama sekitar satu menit dapat memberikan sinyal hambatan pada saraf leher sehingga otot menjadi lebih rileks dan rasa nyeri berkurang.
“Pertama, tekan cekungan pangkal tengkorak ke atas, tahan semenit. Ini ngasih sinyal hambat ke saraf leher. Otot rileks, nyeri ikutan turun,” ujarnya.
Selain pangkal tengkorak, area pelipis juga menjadi titik yang dapat membantu meredakan sakit kepala. Caranya dengan merapatkan gigi hingga terasa tonjolan otot di sekitar pelipis, kemudian memijatnya perlahan menggunakan dua jari selama satu menit.
“Lanjut pelipis, rapetin gigi sampai kerasa otot yang nonjol. Nah, putar dua jari pelan di tonjolan itu semenit. Fungsinya mutusin sinyal nyeri dari rahang ke otak,” ucap dr Cecep.
Titik ketiga berada di bagian belakang pundak. Dia menjelaskan teknik yang dikenal sebagai ischemic compression dilakukan dengan mencubit dan menahan gumpalan otot pundak selama satu menit secara bergantian antara sisi kanan dan kiri.
“Terakhir, capit dan tahan kuat gumpalan otot pundak semenit, gantian kanan kiri. Ini namanya ischemic compression. Aliran darah ditahan sementara pas dilepas darah segar ngalir bawah oksigen buat ngelemesin otot. Lakuin urutan ini buat bantu redain tegang harian,” katanya.
Meski dapat membantu mengurangi ketegangan dan nyeri sementara, dr Cecep mengingatkan bahwa sakit kepala yang terus berulang atau tidak kunjung membaik tetap perlu mendapatkan pemeriksaan medis. Hal tersebut penting untuk memastikan tidak ada kondisi kesehatan lain yang menjadi penyebabnya.
“Tapi kalau sakitnya netep tetap harus periksa langsung,” ujar dr Cecep.









