4 Penyebab Pria Sulit Punya Anak, Selain Faktor Genetik Nomor 3 Sering Disepelekan
JAKARTA, iNews.id - Penyebab pria sulit punya anak ternyata tidak hanya dipengaruhi faktor usia. Ada berbagai kondisi yang dapat menurunkan kualitas sperma, mulai dari penyakit pada organ reproduksi hingga kebiasaan sehari-hari yang sering dianggap sepele.
Dokter spesialis andrologi dan kesehatan reproduksi pria, dr. Jefry Tribowo, mengatakan infertilitas pada pria memiliki kontribusi yang sama besar dengan wanita dalam menentukan keberhasilan program hamil (promil). Namun, banyak pria terlambat menyadari gangguan kesuburan karena minim gejala.
Berikut empat penyebab pria sulit punya anak yang perlu diwaspadai.
1. Varikokel
Salah satu penyebab infertilitas pria yang cukup sering ditemukan adalah varikokel, yaitu pelebaran pembuluh darah di atas kantong buah zakar. Kondisi ini menyerupai varises, tetapi terjadi pada organ reproduksi pria.
"Terus hati-hati juga kalau misalnya kita ada penyakit di buah zakar. Salah satunya yang paling sering ada penyakit yang namanya varikokel. Jadi varikokel ini semacam varises tetapi di daerah atas kantong buah zakar pria. Biasanya ini kerasa di atas buah zakarnya kok kayak ada bentukan mirip cacing gitu. Hati-hati, ini merupakan kecurigaan varikokel," kata dr Jefry, dikutip dari kanal YouTube miliknya, Senin (13/7/2026).
2. Riwayat Infeksi pada Organ Reproduksi
Infeksi yang pernah terjadi pada buah zakar, terutama saat usia muda, juga dapat berdampak serius terhadap kesuburan. Bila infeksi menyebabkan pembengkakan dan peradangan dalam waktu lama, kondisi tersebut berpotensi merusak jaringan pembentuk sperma.
"Lalu juga bisa ya disebabkan oleh misalnya adanya infeksi di organ buah zakar. Misalnya pada pria ternyata dia di usia muda dulu pernah bengkak buah zakarnya sampai merah lama. Hati-hati karena ini dapat menyebabkan kerusakan pabrik pembuat sperma yang akhirnya dapat mengakibatkan gangguan kesuburan serius," ujar dr Jeffry.
3. Gaya Hidup Tidak Sehat
Menurut dr Jefry, faktor yang paling sering ditemukan pada pria modern adalah gaya hidup yang buruk. Obesitas, kebiasaan merokok, konsumsi alkohol, kurang olahraga, hingga paparan bahan kimia berlebihan dapat menurunkan kualitas sperma.
"Paling sering saya temuin itu adalah dikarenakan pola hidupnya yang tidak sehat. Pria-pria sekarang ini banyak yang dia badannya gemuk, kebiasaan ngerokok, alkohol, kemudian paparan bahan kimianya tinggi, jarang olahraga. Hal-hal tersebut itu bisa mengakibatkan kualitas spermanya menjadi tidak optimal sehingga mengakibatkan dia sulit memiliki keturunan," katanya.
4. Gangguan Hormon dan Kelainan Genetik
Selain faktor fisik dan gaya hidup, gangguan hormon juga dapat menyebabkan infertilitas pria. Dalam kasus tertentu, kelainan genetik turut memengaruhi kemampuan reproduksi sehingga perlu pemeriksaan lebih lanjut.
"Selain itu juga bisa ya ada faktor-faktor lain seperti gangguan hormon, hingga yang paling jarang itu disebabkan oleh kelainan genetik. Makanya memang harus ekstra berhati-hati ya kalau memang di keluarga kita ada yang riwayat sulit memiliki keturunan juga," ucap dr. Jeffry
Dr Jefry mengingatkan pria yang sedang menjalani program hamil untuk tidak ragu melakukan pemeriksaan kesuburan. Deteksi dini dan perubahan gaya hidup menjadi langkah penting untuk menjaga kualitas sperma serta meningkatkan peluang memperoleh keturunan.









