Miris! Dulu Langganan Jadi CEO di Dracin, Kini Xu Peng Jualan Sayur di Pasar

Miris! Dulu Langganan Jadi CEO di Dracin, Kini Xu Peng Jualan Sayur di Pasar

Gaya Hidup | inews | Jum'at, 3 Juli 2026 - 17:06
share

JAKARTA, iNews.id - Nasib aktor drama China (dracin) Xu Peng mendadak menjadi perbincangan hangat di media sosial. Pria yang dulu dikenal sebagai pemeran CEO tampan di serial drama pendek itu kini banting setir menjadi penjual sayur di pasar tradisional.

Perubahan drastis tersebut bukan tanpa alasan. Xu Peng mengaku tawaran akting yang selama ini menjadi sumber penghasilannya merosot tajam setelah industri micro-drama di China mulai banyak memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI).

Aktor berusia 30 tahun itu mengungkapkan bahwa setelah menyelesaikan proyek drama terakhirnya pada Maret 2026, hampir tidak ada lagi pekerjaan yang datang. Kondisi tersebut membuatnya memutuskan pulang ke kampung halamannya di Shandong untuk membantu usaha keluarga.

Kini, hampir setiap hari Xu Peng mengendarai mobil listrik milik keluarganya menuju pasar lokal. Dia mengangkut dan menjual sayuran hasil panen kakeknya demi tetap mendapatkan penghasilan.

Meski sempat membuat keluarga dan teman-temannya heran, Xu Peng mengaku sama sekali tidak merasa rendah diri dengan profesi barunya.

"Akting hanyalah pekerjaan. Jika tidak ada peran yang bisa diambil, saya akan mencari cara lain untuk mencari nafkah," kata Xu Peng dikutip dari Straits Times, Jumat (3/7/2026).

"Selama saya bisa mencari nafkah secara jujur ​​melalui kerja keras, tidak ada halangan yang tidak bisa saya atasi," tambahnya.

Pernyataan itu justru menuai banyak pujian dari warganet. Foto dan video Xu Peng saat melayani pembeli di pasar pun viral di berbagai platform media sosial.

Tak sedikit penggemarnya yang sengaja datang ke pasar untuk membeli sayuran sekaligus memberikan dukungan kepada sang aktor.

Sebelum mengalami penurunan karier, Xu Peng merupakan salah satu wajah populer di industri drama vertikal China. Dia dikenal luas berkat perannya sebagai sosok CEO yang dingin, berwibawa, dan romantis dalam berbagai serial pendek, termasuk Blood River (2025).

Pada masa kejayaannya, Xu Peng bahkan harus menjalani syuting hingga 15 sampai 16 jam setiap hari karena padatnya jadwal produksi.

Namun, perkembangan AI mengubah peta industri tersebut. Teknologi ini kini banyak digunakan rumah produksi karena mampu memangkas biaya pembuatan drama secara signifikan.

Laporan terbaru menunjukkan bahwa dari sekitar 128.000 micro-drama yang dirilis di China pada kuartal pertama 2026, sekitar 122.000 di antaranya diproduksi menggunakan AI.

Meski harus meninggalkan dunia hiburan untuk sementara waktu, Xu Peng memilih menjalani pekerjaan barunya dengan penuh rasa syukur. Kisahnya pun menginspirasi banyak orang karena menunjukkan bahwa tidak ada pekerjaan yang memalukan selama dilakukan secara jujur dan penuh kerja keras.

Topik Menarik