Punya Maag atau Hipertensi? Dokter Ingatkan Risiko Minum Kopi Berlebihan

Punya Maag atau Hipertensi? Dokter Ingatkan Risiko Minum Kopi Berlebihan

Gaya Hidup | inews | Kamis, 2 Juli 2026 - 22:11
share

JAKARTA, iNews.id - Punya maag atau hipertensi? Kebiasaan minum kopi setiap hari sebaiknya tidak dilakukan secara berlebihan. Dokter sekaligus edukator kesehatan, dr Adam Prabata mengingatkan penderita maag, hipertensi, hingga gangguan irama jantung memiliki batas konsumsi kopi yang berbeda dibandingkan orang sehat.

Peringatan tersebut disampaikan dr Adam saat menjawab pertanyaan seorang pengguna media sosial X yang mengaku rutin mengonsumsi tiga gelas kopi americano setiap hari, masing-masing pada pagi, sore, dan malam.

“Aku biasana 3 gelas americano pagi sore malem, tu gkpapa kan yh apakah nnti berbahaya utk tbuhku??” tulis akun tersebut.

Menanggapi pertanyaan itu, dr Adam menjelaskan konsumsi tiga gelas americano sehari masih tergolong aman bagi orang dewasa yang sehat. Menurut dia, hal terpenting adalah memastikan total asupan kafein tidak melebihi batas harian yang dianjurkan.

“Izin menjawab ya Wil. Jawabannya aman,” tulis dr Adam.

Dia menjelaskan, satu gelas americano umumnya mengandung sekitar 90 hingga 120 miligram kafein. Sementara itu, orang dewasa sehat dianjurkan membatasi konsumsi kafein maksimal 400 miligram per hari.

Artinya, tiga hingga empat cangkir americano masih berada dalam batas aman apabila tidak ada kondisi kesehatan tertentu. Namun, aturan tersebut tidak berlaku bagi semua orang.

Dr Adam menegaskan penderita maag, hipertensi, dan gangguan irama jantung perlu lebih berhati-hati saat mengonsumsi kopi. Pada kelompok tersebut, batas aman konsumsi kafein dapat berbeda sehingga tidak bisa disamakan dengan orang yang sehat.

“Kecuali ada penyakit lain, misalnya sakit lambung, gangguan irama jantung, atau hipertensi, batas maksimal kopi per harinya bisa beda tuh,” kata dr Adam.

Menurut dia, penderita maag berpotensi mengalami peningkatan produksi asam lambung setelah mengonsumsi kopi sehingga dapat memicu rasa nyeri atau tidak nyaman pada sebagian orang. Karena itu, konsumsi kopi sebaiknya disesuaikan dengan kondisi masing-masing.

Sementara itu, penderita hipertensi juga perlu memperhatikan asupan kafein. Pada sebagian orang, kafein dapat menyebabkan tekanan darah meningkat untuk sementara sehingga konsumsi berlebihan sebaiknya dihindari.

Hal serupa berlaku bagi penderita gangguan irama jantung. Kandungan kafein pada kopi dapat memicu keluhan berupa jantung berdebar pada individu tertentu sehingga diperlukan kehati-hatian dalam menentukan jumlah konsumsi setiap hari.

Dr Adam mengingatkan masyarakat agar tidak hanya menghitung jumlah cangkir kopi yang diminum, tetapi juga memahami kondisi kesehatan tubuh masing-masing. Respons setiap orang terhadap kafein bisa berbeda sehingga tidak semua orang memiliki batas aman yang sama.

Bagi orang yang sehat, kopi tetap dapat dikonsumsi selama asupan kafein harian tidak melebihi rekomendasi. Namun, jika memiliki riwayat maag, hipertensi, atau gangguan irama jantung, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter agar konsumsi kopi tetap aman dan tidak memperburuk kondisi kesehatan.

Topik Menarik