Kaya Nutrisi, Semangka Ternyata Berkhasiat Turunkan Risiko Penyakit Jantung
Semangka selama ini identik sebagai buah segar yang sering dikonsumsi saat cuaca panas. Namun, ternyata buah yang tinggi kandungan air ini juga berpotensi membantu menjaga kesehatan jantung.
Dikutip dari Healthline, sejumlah penelitian menemukan bahwa konsumsi semangka dapat membantu meningkatkan kesehatan kardiovaskular sekaligus menurunkan risiko penyakit jantung. Di mana orang yang mengonsumsi semangka diketahui memiliki asupan nutrisi penting yang lebih tinggi, termasuk serat, magnesium, kalium, vitamin C, vitamin A, likopen, dan berbagai karotenoid lainnya.
Baca juga: Penderita Diabetes Sebaiknya Hindari Konsumsi Semangka, Ini Alasannya!
Kondisi ini dinilai dapat membantu meningkatkan kualitas pola makan baik pada anak-anak maupun orang dewasa. Salah satu alasan semangka dikaitkan dengan kesehatan jantung adalah kandungan L-citrulline di dalamnya.
Senyawa asam amino ini diketahui dapat membantu menurunkan tekanan darah dan mendukung fungsi pembuluh darah yang lebih baik. Selain itu, semangka juga disebut memiliki efek kardioprotektif atau membantu melindungi kesehatan jantung. Baca juga: 10 Manfaat Semangka untuk Ibu Hamil, Bisa Kurangi Pembengkakan pada Kaki
Pasalnya, semangka terbukti dapat membantu menurunkan tekanan darah dan memperbaiki kesehatan pembuluh darah secara keseluruhan. Dietisien kardiologi preventif Michelle Routhenstein menjelaskan bahwa kombinasi kalium, likopen, dan citrulline dalam semangka dapat membantu mendukung tekanan darah dan aliran darah yang sehat.
Selain citrulline, semangka juga kaya akan likopen, yaitu antioksidan yang memberi warna merah pada buah tersebut. Likopen memiliki manfaat untuk kesehatan jantung karena berpotensi membantu menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol.
Tak hanya baik untuk jantung, semangka juga dikenal sebagai buah yang sangat membantu menjaga hidrasi tubuh. Buah ini mengandung lebih dari 90 persen air sehingga dapat membantu memenuhi kebutuhan cairan harian.
Dalam 100 gram semangka mentah hanya terdapat sekitar 30 kalori. Kandungan lemaknya juga sangat rendah sehingga sering dianggap sebagai pilihan camilan yang lebih ringan dibanding makanan manis olahan.
Meski demikian, para ahli mengingatkan bahwa semangka bukan solusi tunggal untuk mencegah penyakit jantung. Konsumsi semangka tetap perlu dibarengi pola makan sehat secara keseluruhan agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal.









