Suka Maskeran Pakai Putih Telur? Awas Efek Sampingnya

Suka Maskeran Pakai Putih Telur? Awas Efek Sampingnya

Gaya Hidup | okezone | Jum'at, 26 Juni 2026 - 16:05
share

JAKARTA - Masker putih telur sudah lama dikenal sebagai salah satu perawatan wajah alami yang banyak digunakan. Bahan dapur ini dipercaya mampu membantu mencerahkan kulit, mengurangi komedo, menyamarkan noda hitam, hingga membuat kulit terasa lebih kencang.

Meski memiliki banyak penggemar, penggunaan masker putih telur ternyata tidak sepenuhnya aman. Di balik manfaat yang sering diklaim, ada sejumlah risiko kesehatan yang perlu diperhatikan, terutama bagi pemilik kulit sensitif atau yang memiliki alergi terhadap telur.

Berikut beberapa efek samping masker putih telur yang perlu diketahui.

1. Memicu Gejala Intoleransi Telur

Penggunaan putih telur sebagai masker wajah berisiko menyebabkan sedikit cairannya masuk ke mulut secara tidak sengaja. Pada orang yang memiliki intoleransi terhadap telur, kondisi ini dapat memicu gangguan pencernaan, seperti rasa tidak nyaman di perut hingga peradangan pada saluran cerna.

2. Menyebabkan Alergi dan Iritasi Kulit

Bagi sebagian orang, masker putih telur mungkin tidak menimbulkan masalah. Namun, pada pemilik kulit sensitif atau mereka yang memiliki alergi telur, penggunaannya justru dapat memicu reaksi alergi.

Gejalanya dapat berupa kulit gatal, ruam kemerahan, biduran, hingga pembengkakan. Pada kasus yang lebih berat, alergi telur bahkan dapat menyebabkan sesak napas dan memerlukan penanganan medis segera.

Karena itu, orang yang memiliki riwayat alergi telur sebaiknya menghindari penggunaan masker alami ini.

3. Berisiko Terpapar Bakteri Salmonella

Telur mentah diketahui berpotensi mengandung bakteri Salmonella. Jika putih telur yang digunakan sebagai masker tidak sengaja masuk ke mulut, bakteri tersebut dapat ikut tertelan dan meningkatkan risiko infeksi saluran pencernaan.

Infeksi Salmonella umumnya ditandai dengan gejala seperti diare, mual, muntah, demam, dan kram perut.

4. Dapat Memicu Infeksi Kulit

Masker putih telur juga tidak disarankan digunakan pada kulit yang sedang mengalami luka, lecet, atau iritasi.

Pasalnya, bakteri yang terdapat pada telur mentah berpotensi masuk melalui luka terbuka dan menyebabkan infeksi. Kondisi ini dapat memperlambat proses penyembuhan sekaligus memperburuk masalah pada kulit.

5. Berpotensi Memicu Alergi pada Orang Lain

Tak hanya berisiko bagi pengguna, masker putih telur juga dapat membahayakan orang lain yang memiliki alergi terhadap telur.

Tetesan atau sisa putih telur yang menempel di wastafel, meja, atau permukaan lain di rumah berpotensi menjadi pemicu reaksi alergi apabila tidak segera dibersihkan. Oleh karena itu, kebersihan setelah menggunakan masker berbahan telur mentah juga perlu diperhatikan.

Gunakan dengan Bijak

Meski banyak orang menganggap masker putih telur sebagai perawatan alami yang murah dan mudah didapat, penggunaannya tetap perlu dilakukan dengan hati-hati.

Jika memiliki kulit sensitif, riwayat alergi telur, atau terdapat luka pada wajah, sebaiknya hindari penggunaan masker ini. Untuk mendapatkan manfaat perawatan kulit yang lebih aman, konsultasikan dengan dokter kulit atau gunakan produk perawatan yang telah teruji secara dermatologis.

Topik Menarik