Viral! Kambing Menangis dan Terus Peluk Pemiliknya saat Dijual untuk Kurban Idul Adha
SEBUAH video viral di media sosial memperlihatkan momen haru seorang pria dengan seekor kambing miliknya. Diketahui, kambing tersebut hendak dijual sang pemilik sebagai hewan kurban di Idul Adha tahun ini.
Namun, kambing tersebut tampaknya enggan berpisah dengan sang pemilik. Hewan itu pun terlihat menangis dan terus memeluk pemiliknya saat hendak dijual.
1. Kambing Menangis dan Memeluk Pemiliknya
Dilansir dari akun Instagram @tante.rempong.official, video kambing yang menangis dan memeluk pemiliknya sebelum diserahkan untuk kurban memang sering menjadi momen emosional. Momen itu pun viral menjelang Idul Adha.
Banyak orang tersentuh karena terlihat adanya kedekatan antara hewan dan orang yang merawatnya sejak kecil. Kambing berwarna putih itu pun dapat sambutan pelukan dari sang pemilik.
Secara emosional, momen itu menggambarkan hubungan yang tidak sekadar antara pemilik dan hewan ternak. Tidak sedikit peternak atau pemilik yang merawat kambing setiap hari, memberinya makan, memandikan, hingga mengajak “berinteraksi” layaknya anggota keluarga sendiri. Karena itu, saat hewan akan dibawa pergi, suasananya sering terasa haru.
Dari sisi ilmiah, kambing memang bisa menunjukkan respons stres ketika berada di lingkungan asing, dipisahkan dari kelompoknya, atau menghadapi banyak orang baru. Suara rengekan, gelisah, hingga terus mendekati pemilik merupakan bentuk komunikasi alami hewan saat merasa tidak nyaman atau mencari rasa aman.
2. Bikin Haru
Melihat video tersebut, netizen pun memberi reaksi beragam. Ada yang ikut terharu melihat video kedekatan pemilik dan hewan ternak tersebut.
“Pagi-pagi nangisin kambing,” tulis netizen.
“Tiap Idul Adha tuh bawaanya sedih mulu liat hewan kurban,” timpal netizen lainnya.
Ada juga yang menyayangkan sang pemilik menjual kambing tersebut. Menurutnya, kambing tersebut seharusnya tetap dipelihara saja.
“Kalo gue pemiliknya dan gak lagi butuh duit banget, gak jadi gue jual,” tulis netizen.
“Ih.. saya mah gak bisa kalo harus jual atau kurbanin kambing atau sapi yang kita pelihara dari bayi,” pungkasnya.










