MNC University Bahas Masa Depan Produksi Iklan di Era AI melalui Talkshow KRUFEST
JAKARTA – Perkembangan Artificial Intelligence (AI) membawa perubahan besar terhadap industri kreatif, termasuk dalam proses produksi film, iklan, dan konten visual. Melihat transformasi tersebut, Himpunan Mahasiswa Desain Komunikasi Visual (HIMA PUSAKA) MNC University menggelar talkshow bertajuk “TV Commercial Production in The Age of AI: Peran AI dalam Industri Produksi” bersama praktisi industri dari KRUFEST.
Kegiatan yang diikuti oleh 74 mahasiswa ini menjadi ruang pembelajaran bagi generasi muda kreatif untuk memahami bagaimana teknologi AI dapat dimanfaatkan secara tepat dalam proses produksi kreatif, sekaligus mempersiapkan mahasiswa menghadapi perkembangan industri digital.
Talkshow menghadirkan Dimas Djay, sutradara sekaligus Ketua Presidium KRUFEST, serta Sim F, sutradara film Susi Susanti: Love All dan Surat untuk Masa Mudaku. Diskusi dipandu oleh Kaila Al Khalifi dan membahas berbagai aspek pemanfaatan AI dalam industri kreatif.
Dalam sambutannya, Dimas Djay menekankan bahwa perkembangan teknologi harus diikuti dengan kesiapan generasi muda dalam beradaptasi dan terus mengasah kreativitas.
“Yang terpenting adalah bagaimana mahasiswa mampu menjadi kreator yang memiliki daya adaptasi tinggi. Teknologi terus berkembang, sehingga kreativitas dan kemampuan untuk bertahan menjadi hal yang penting,” ujarnya.
Sementara itu, Sim F menjelaskan bahwa AI saat ini telah menjadi bagian dari alur kerja kreatif, mulai dari pengembangan ide, eksplorasi visual, pembuatan storyboard, hingga proses pascaproduksi.
Menurutnya, AI bukanlah pengganti kreativitas manusia, melainkan alat yang dapat membantu kreator bekerja lebih efektif.
“AI adalah alat untuk membantu proses kreatif, bukan menggantikan kreativitas manusia. Ide, empati, dan kemampuan bercerita tetap menjadi kekuatan utama seorang kreator,” jelasnya.
Pemahaman Soal AI
Dalam sesi diskusi, mahasiswa juga mendapatkan pemahaman mengenai konsep hybrid workflow, yaitu kolaborasi antara manusia dan AI dalam menghasilkan karya kreatif. Melalui pendekatan ini, AI dapat membantu mempercepat proses teknis, sementara keputusan kreatif, storytelling, dan nilai artistik tetap berada pada kreator.
Selain membahas teknologi, narasumber juga memberikan wawasan mengenai kompetensi yang perlu dimiliki calon kreator, seperti kemampuan storytelling, literasi visual, penyusunan prompt, kurasi hasil AI, pemahaman etika digital, serta kesadaran terhadap hak kekayaan intelektual.
Dekan Fakultas Industri Kreatif MNC University, Dr. Iwan Gunawan, S.Sn., M.Si. , menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini menjadi bagian dari upaya MNC University dalam menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan industri.
Melalui kegiatan ini, MNC University terus mendorong mahasiswa agar tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menjadi inovator dan kreator yang adaptif, kreatif, serta siap bersaing di industri kreatif masa depan.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai program studi, kolaborasi akademik, maupun kegiatan di MNC University, silakan kunjungi: website: https://mncu.ac.id









