Orang Tua Dituntut Lebih Cermat Pilih Susu Anak, Perhatikan Asal Bahan dan Komposisinya

Orang Tua Dituntut Lebih Cermat Pilih Susu Anak, Perhatikan Asal Bahan dan Komposisinya

Gaya Hidup | inews | Senin, 8 Juni 2026 - 05:45
share

JAKARTA, iNews.id – Orang tua dituntut semakin kritis dalam memilih produk nutrisi untuk anak. Di tengah beragam pilihan susu dan produk nutrisi yang beredar di pasaran, pemahaman mengenai komposisi utama, asal-usul bahan baku, hingga proses produksi dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Kesadaran ini dinilai semakin penting mengingat Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan kesehatan anak, mulai dari stunting, kerusakan gigi (karies), hingga risiko obesitas. Sebab itu, kualitas bahan dasar dan keseimbangan komposisi nutrisi menjadi aspek yang perlu diperhatikan orang tua saat menentukan pilihan.

Profesor Dr Rini Sekartini, Sp.A (K), guru besar ilmu kesehatan anak Universitas Indonesia (UI) dan konsultan tumbuh kembang pediatri sosial FKUI-RSCM, mengatakan banyak orang tua masih lebih fokus pada kandungan tambahan, seperti AHA, DHA, Omega-3, dan Omega-6. Padahal, memahami komposisi utama dalam produk nutrisi anak tidak kalah penting.

"Kandungan yang tercantum pertama di dalam urutan komposisi menunjukan komponen terbesar dalam suatu produk. Karena itu, orang tua perlu memperhatikan kualitas sumber bahan, proses produksi, serta ada atau tidaknya tambahan seperti gula atau pemanis tertentu. Dengan memahami komposisi secara lebih menyeluruh, orang tua dapat memilih produk nutrisi anak secara lebih tepat dan bertanggung jawab,” ujarnya di Jakarta, Minggu (7/6/2026).

Menanggapi kebutuhan informasi nutrisi yang lebih transparan, Feihe International bersama Makuku memperkenalkan AceKid di Indonesia. Pendiri dan CEO Feihe International Leng Youbin mengatakan kehadiran produk tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan menghadirkan pilihan nutrisi anak yang berkualitas bagi keluarga Indonesia yang sumbernya dapat ditelusuri.

“Indonesia merupakan pasar yang sangat penting bagi AceKid karena kami ingin membawa standar yang sama dengan di negara-negara maju ke Indonesia karena kami percaya, setiap anak berhak mendapatkan nutrisi yang lebih baik," katanya.

"Hal ini muncul dari pengalaman kami mengunjungi Indonesia beberapa tahun yang lalu. Melalui AceKid, kami ingin menghadirkan pilihan nutrisi anak yang tidak hanya mengedepankan kualitas produk, tetapi juga transparansi komposisi, sumber bahan baku, dan edukasi yang bertanggung jawab bagi keluarga Indonesia,” ujar Leng.

Dia menjelaskan AceKid mengusung tiga pendekatan utama, yakni penggunaan natural whole milk atau susu segar yang sumbernya dapat ditelusuri. Kemudian, penerapan sistem pemrosesan one-step fresh untuk menjaga kualitas bahan baku, serta formulasi dengan komposisi yang lebih sederhana tanpa tambahan sukrosa, maltodekstrin, sirup jagung, maupun perisa sintetik.

Sementara itu, Senior Scientist Feihe International, Yang Zhang, Ph.D, mengatakan perusahaan terus memperkuat basis ilmiah dalam pengembangan produknya. Feihe telah menjalankan lebih dari 40 program riset nasional, menghasilkan 117 publikasi ilmiah terindeks SCI, memiliki 847 paten, menyelesaikan 12 uji klinis, serta berkontribusi dalam penyusunan 66 standar industri.

“Rekam jejak ilmiah ini menjadi fondasi kepercayaan bagi Feihe dalam menghadirkan produk yang dikembangkan berdasarkan data, riset, dan standar kualitas yang berkelanjutan,” ujar Yang.

Meski demikian, mereka menegaskan tetap mendukung pemberian Air Susu Ibu (ASI) sebagai sumber nutrisi terbaik bagi bayi, khususnya pada masa awal kehidupan. Penggunaan produk nutrisi anak juga perlu disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing anak dan dapat dikonsultasikan dengan tenaga kesehatan agar pemenuhan gizi dilakukan secara tepat, aman, dan sesuai tahap tumbuh kembangnya

Topik Menarik