Wajah Tampak Tua di Usia 30-an? Ternyata Ini Pemicunya!

Wajah Tampak Tua di Usia 30-an? Ternyata Ini Pemicunya!

Gaya Hidup | okezone | Minggu, 7 Juni 2026 - 20:00
share

JAKARTA - Penuaan pada kulit wajah ternyata tidak hanya yang terlihat dari luar saja seperti kulit kendur atau keriput. Namun proses penuaan juga terjadi pada struktur wajah yang berada di bawah permukaan kulit.

Dokter Kecantikan dr. Chandra Lohisto, B.MedSc, Dip Cibtac, mengatakan perubahan tersebut biasanya mulai terasa saat seseorang memasuki usia 35 tahun ke atas. Pada fase ini, wajah mulai kehilangan volume sehingga tampak lebih cekung dibandingkan saat masih muda.

“Kalau menurut pengalaman saya, dari usia 35 tahun itu sudah mulai terasa. Dulu mukanya masih bulat-bulat, masih baby face umur 20. Tiba-tiba sekarang kok sudah mulai ada celong-celongnya di bawah mata, di pelipis, di dahi. Sudah enggak sebulat waktu usia 15 tahun. Nah itulah proses aging di struktur,” ujar dr. Chandra.

Ia menjelaskan, penuaan pada wajah bukan hanya terjadi pada lapisan kulit. Di bawah kulit juga terdapat berbagai struktur seperti tulang, otot, dan lemak yang juga mengalami perubahan seiring bertambahnya usia.

“Kalau kita lihat anatominya, di bawah kulit ada tulang, ada otot, ada lemak, baru lapisan kulit. Jadi treatment untuk kulit dan struktur itu berbeda karena tujuan penanganannya juga berbeda,” ucapnya.

Menurut dr. Chandra, salah satu tanda penuaan yang paling sering terlihat adalah berkurangnya volume lemak pada wajah. Kondisi tersebut membuat wajah tampak lebih cekung dan garis-garis wajah menjadi semakin jelas. Inilah yang menjadi alasan mengapa seseorang yang sudah berusia di atas 45 atau 50 tahun terlihat tua.

“Kok kenapa orang tua pada kempot-kempot? Anak muda kempot enggak apa-apa, tirus banget. Tapi kalau sudah di atas 45 atau 50 tahun, kempot-kempot ya kelihatan tua jadinya. Itu karena volume loss, lemaknya hilang dan turun ke bawah,” katanya.

Selain itu, dr. Chandra juga menjelaskan bahwa berkurangnya volume wajah membuat bentuk wajah yang awalnya menyerupai huruf V menjadi lebih turun dan terlihat lebih kotak. Akibatnya, area pipi menjadi kendur, kerutan lebih tampak, hingga muncul cekungan di beberapa bagian wajah.

Selain faktor usia, ada beberapa faktor yang mempengaruhi proses penuaan ini. Beberapa faktor internal dan eksternal, antara lain:

- berkurangnya kolagen, elastin, hormon

- genetik

- polusi

- stres

- kurang tidur

- pola makan yang tidak baik

“Kalau yang saya boleh tekankan adalah stres dan kurang tidur. Terutama pada wanita, stres sangat memengaruhi hormon. Semua yang jelek-jelek bisa datang dari stres,” ujarnya.

Karena itu, ia mengingatkan masyarakat untuk tidak hanya fokus merawat kulit dari luar, tetapi juga memperhatikan kesehatan tubuh secara keseluruhan agar proses penuaan dapat berlangsung lebih optimal.

Topik Menarik