Apakah Penderita Diabetes Boleh Makan Roti? Ini Jawabannya
JAKARTA - Roti sering dianggap sebagai makanan yang bisa memicu lonjakan gula darah. Namun ternyata, penderita diabetes tetap boleh makan roti, asalkan memilih jenis yang tepat dan memperhatikan porsinya.
Tak perlu menghapus roti sepenuhnya dari menu harian. Kuncinya terletak pada jenis karbohidrat, kandungan serat, serta cara mengombinasikannya dengan makanan lain.
Mengapa Roti Bisa Mempengaruhi Gula Darah?
Roti merupakan sumber karbohidrat. Saat dikonsumsi, karbohidrat akan dipecah menjadi glukosa yang kemudian masuk ke aliran darah. Pada orang dengan diabetes, kemampuan tubuh mengatur gula darah tidak optimal sehingga lonjakan bisa terjadi lebih cepat.
Namun, tidak semua roti memiliki efek yang sama.
Roti putih berbahan tepung olahan cenderung cepat dicerna dan menyebabkan gula darah naik lebih cepat. Sebaliknya, roti dengan kandungan serat tinggi dicerna lebih lambat dan memberikan respons gula darah yang lebih stabil.
Dikutip dari EatingWell, berikut beberapa jenis roti yang lebih disarankan untuk penderita diabetes:
1. Roti Gandum Utuh
Roti dengan label “100 whole wheat” atau “100 whole grain” mengandung lebih banyak serat dan nutrisi dibanding roti putih. Serat membantu memperlambat penyerapan gula ke dalam darah.
2. Roti Tinggi Serat
Semakin tinggi kandungan serat per sajian, semakin baik dampaknya terhadap kontrol gula darah. Serat juga membantu memberikan rasa kenyang lebih lama.
3. Roti Berbahan Biji-bijian Utuh
Jenis roti ini biasanya memiliki tekstur lebih padat dan kandungan nutrisi lebih lengkap dibanding roti olahan biasa.
Perhatikan Porsi dan Kombinasinya
Selain jenis roti, porsi konsumsi juga sangat menentukan. Makan terlalu banyak roti tetap bisa memicu lonjakan gula darah meskipun jenisnya lebih sehat.
Para ahli menyarankan untuk mengombinasikan roti dengan sumber protein seperti telur, ayam, atau tahu. Bisa juga dipadukan dengan lemak sehat seperti alpukat atau selai kacang tanpa gula, serta ditambah sayuran tinggi serat.
Pernyataan Lengkap Wardatina Mawa soal Pernikahan Siri Diam-Diam Insanul Fahmi dan Inara Rusli
Kombinasi ini membantu memperlambat pencernaan karbohidrat sehingga gula darah lebih stabil setelah makan.
Intinya, penderita diabetes tidak perlu menghilangkan roti sepenuhnya dari pola makan. Yang lebih penting adalah memahami respons tubuh terhadap karbohidrat dan membuat pilihan yang lebih cerdas mulai dari memilih jenis roti, mengatur porsi, hingga memperhatikan kombinasi nutrisinya.










