Miss World Vietnam 2023 Magang di Dior Bandara, Ini Apresiasi Mengejutkan sang CEO

Miss World Vietnam 2023 Magang di Dior Bandara, Ini Apresiasi Mengejutkan sang CEO

Gaya Hidup | okezone | Minggu, 4 Januari 2026 - 11:27
share

JAKARTA – Miss World Vietnam 2023, Huynh Tran Y Nhi, banting setir menjadi SPG (sales assistant) di bandara. Keputusan ini diambilnya untuk menambah pengalaman selama kuliah.

Kabar tersebut akhirnya sampai ke CEO Sen Vang Entertainment, Pham Kim Dung. Bukannya merasa malu karena khawatir citranya sebagai Miss World akan menurun, Pham Kim Dung justru menyatakan rasa bangganya atas pencapaian Y Nhi.

Dikutip dari e.vnexpress, Minggu (4/1/2025), sang CEO juga memuji penampilan Y Nhi di lingkungan kerja serta dedikasinya dalam menyeimbangkan studi dan pekerjaan.

Menurut Pham Kim Dung, Y Nhi menunjukkan kemampuan yang kuat sebagai sales assistant, yang terbukti dari pengakuan Dior yang memberinya hadiah sebagai apresiasi atas kinerjanya.

Menjadi Perhatian Publik

Huynh Tran Y Nhi kini menjadi sorotan publik, tidak hanya karena prestasinya di dunia kecantikan, tetapi juga pengalaman bekerja paruh waktu sambil melanjutkan pendidikan.

Hal ini terlihat dalam video vlog hariannya sebagai mahasiswa internasional. Y Nhi, yang berusia 23 tahun, membagikan kisahnya mencari pekerjaan paruh waktu untuk mendukung pengalaman hidup dan pendidikan di luar negeri.

Ratu kecantikan ini menceritakan bahwa ia mengirimkan CV ke banyak perusahaan, termasuk butik di pusat perbelanjaan dan toko kosmetik ternama di bandara, demi mendapatkan peluang kerja sambil kuliah.

Setelah melewati proses wawancara, Y Nhi akhirnya diterima bekerja di gerai Dior di Bandara Sydney, Australia, sebagai sales assistant paruh waktu.

Sebelum bergabung dengan Dior, Y Nhi juga pernah bekerja paruh waktu di sebuah toko sepatu sebagai bagian dari pengalaman kerja selama kuliah.

Ia menjelaskan bahwa pengalaman bekerja selama kuliah memberinya kesempatan berharga untuk menerapkan teori yang dipelajari di bangku kuliah menjadi praktik nyata.

Selain itu, Y Nhi menambahkan bahwa pekerjaan paruh waktu ini membantu meningkatkan kemampuan komunikasi, membuatnya lebih percaya diri, dan lebih mudah beradaptasi di lingkungan baru.

Ia juga mengungkapkan bahwa sejak datang ke Australia, ia aktif mencari pekerjaan paruh waktu sebagai persiapan untuk rencana bisnis di masa depan.

Y Nhi memilih posisi dengan jam kerja yang fleksibel agar tidak mengganggu studinya di universitas.

Topik Menarik