5 Makanan Ini Bisa Buat Bahagia, Dorong Mood Lebih Baik Secara Alami
JAKARTA - Suasana hati (mood) bisa dipengaruhi banyak hal, seperti tidur, stres, lingkungan, dan aktivitas sehari-hari. Namun, ternyata tak hanya itu, makanan juga berperan penting dalam kesehatan mental.
Nutrisi yang terkandung di dalam makanan dapat berinteraksi dengan neurotransmiter di otak, seperti serotonin, dopamin, dan GABA. Dilansir dari Healthline, Selasa (5/1/2026), beberapa makanan terbukti dapat membantu meningkatkan energi, menstabilkan emosi, dan bahkan menurunkan gejala mood rendah jika dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan seimbang.
Berikut ini lima makanan yang dikenal mampu membantu suasana hati menjadi lebih baik secara alami.
1. Ikan Berlemak (Fatty Fish)
Ikan seperti salmon dan tuna albacore kaya akan asam lemak omega-3, khususnya DHA dan EPA, yang telah dikaitkan dengan penurunan skor depresi dalam sejumlah penelitian. Lemak sehat ini membantu fungsi otak dan produksi neurotransmiter yang memengaruhi mood.
2. Cokelat Hitam (Dark Chocolate)
Cokelat hitam dikenal sebagai makanan pembawa kebahagiaan karena mengandung polifenol, flavonoid, vitamin, mineral, dan asam oleat. Kombinasi ini dapat memicu pelepasan zat feel-good di otak.
Namun, tipsnya adalah memilih cokelat dengan kandungan kakao 70 persen atau lebih serta rendah gula, karena kandungan kalorinya tetap tinggi.
3. Makanan Fermentasi
Produk fermentasi seperti yogurt, kefir, kimchi, kombucha, dan sauerkraut mengandung probiotik, yakni mikroorganisme yang baik bagi bakteri usus. Karena adanya hubungan antara mikrobiota usus dan otak, probiotik ini turut mendukung produksi serotonin dan kesehatan mood secara keseluruhan.
4. Pisang
Pisang kaya akan vitamin B6 yang membantu tubuh menghasilkan neurotransmiter “bahagia” seperti dopamin dan serotonin. Nutrisi ini juga membantu menstabilkan gula darah, yang penting karena fluktuasi gula dapat memengaruhi mood.
5. Buah Beri
Buah beri seperti blueberry dan stroberi kaya antioksidan dan antosianin, yang dapat membantu mengatasi stres oksidatif dalam tubuh. Konsumsi makanan tinggi antioksidan ini disebut berkaitan dengan penurunan gejala depresi.
Meskipun makanan bukan obat ajaib, pilihan nutrisi yang tepat dapat membantu tubuh menghasilkan dan memanfaatkan neurotransmiter yang mendukung suasana hati yang lebih stabil dan positif.










